Diskusi Kolaborasi DIR-AMSI Diseminasi Riset, Rhenald Kasali: Mau Memenangi Pertarungan, Pakai Big Data
Diskusi Kolaborasi DIR-AMSI Diseminasi Riset, Rhenald Kasali: Mau Memenangi Pertarungan, Pakai Big Data--ilustrasi
JAKARTA, RADARKAUR.DISWAY.ID - “Dunia bisnis, media, siapapun kita saat ini sangat membutuhkan data. Pemerintah kalau mau make decision juga harus lihat data.”
Kalimat Prof. Rhenald Kasali itu menjadi penanda perubahan orang mengambil keputusan dan menyikapi zaman yang sedang berlangsung.
Data, menurut dia, kini bukan lagi pelengkap, melainkan fondasi utama pengambilan keputusan—termasuk bagi industri media—di tengah derasnya arus teknologi digital.
Pandangan itu mengemuka dalam diskusi “Quantum Age, Big Data dan Masa Depan Industri Media” yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) bersama Deep Intelligence Research (DIR), di Jakarta Jumat (30/1/2026).
Rhenald merujuk pemikiran sejarawan Yuval Noah Harari melalui bukunya Homo Deus: A Brief History of tomorrow, untuk menggambarkan posisi data dalam peradaban modern.
BACA JUGA:Iran vs AS, jadi Perang atau Tidak?
BACA JUGA:Retret PWI Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
“Hari ini kita hidup dalam era yang disebut oleh Yuval Noah Harari, bahwa data is a new oil. Siapa yang mau bertarung membutuhkan oil itu,” kata Rhenald. Dalam konteks inilah, kolaborasi antara media dan lembaga riset menjadi keniscayaan, bukan lagi pilihan.
“Data bukan lagi semata-mata yang tercatat seperti hasil riset, bukan semata-mata opini, tapi yang real yang dipercakapkan di media sosial, ada di blog, yang tercatat di DIR yang sepanjang saya ketahui, juga data-data yang ada di media saudara-saudara,” kata pendiri DIR ini.
Rhenald juga mengingatkan bahaya membaca data secara dangkal. Percakapan di media sosial, menurut dia, tak bisa dipahami hanya dari tren dan kuantitas. Emosi publik justru menjadi elemen penting yang kerap terabaikan.
“Dalam data percakapan media sosial, ada emosi yang harus dibaca. Ada emoticon. Di situlah kita bisa memahami perasaan publik yang sesungguhnya,” tegasnya.
BACA JUGA:Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Ajak Perusahaan Swasta di Bengkulu Salurkan Zakat lewat BAZNAS
BACA JUGA:Update Harga Emas Hari Ini, Mulai dari Galeri24, Antam hingga UBS
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
