Peninggalan Leluhur Jadi Perhatian Dubes, Bupati Kaur Dukung Pelestariaan Pencak Silat

Peninggalan Leluhur Jadi Perhatian Dubes, Bupati Kaur Dukung Pelestariaan Pencak Silat

Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos, MAP akan mendukung dan melestarikan budaya pencak silat--ilustrasi

KAUR, RADARKAUR.DISWAY.ID - Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos, MAP akan mendukung dan melestarikan budaya pencak silat. Karena budaya pencak silat salah satu budaya turun temurun peninggalan leluhur.

Di Provinsi Bengkulu sendiri ada perguruan pencak silat Satria Muda Indonesia (SMI). Perguruan silat juga ada di Kabupaten Kaur. 

“Belum lama ini, saya melihat langsung latihan bersama SMI Bengkulu. Dan Pemda Kaur berkomitmen bersama pengurus SMI Bengkulu untuk terus melestarikan pencak silat ini,” kata Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos, MAP, Kamis 5 Februari 2026.

Budaya pencak silat, lanjut Bupati Kaur, salah satu program Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Portugal Susi Marleny Bachsim, SE, MM. Budaya yang ada di Kabupaten Kaur ini akan dijadikan program yang ada di Dubes Indonesia untuk Portugal. Komitmen melestarikan pencak silat sebagai budaya bangsa serta berprestasi di tingkat nasional. 

BACA JUGA:Dirombak Ulang, Pemda Kabupaten Kaur Seleksi Calon Pembimbing SMPN 35 Boarding School

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Hibahkan Lahan Untuk Kantor Wilayah Imigrasi dan PAS

Ditambahkannya, pencak silat melibatkan latihan fisik, teknik dan pembinaan karakter. Sering kali melalui unit-unit latihan di berbagai daerah dan sekolah.

Pencak silat salah satu olahraga yang sering dipertandingkan. Selain melestarikan budaya, juga mendorong peningkatan prestasi olahraga cabang pencak silat. 

Kaur sendiri salah satu daerah yang banyak memiliki atlet pencak silat. Pemda Kaur akan terus melestarikan seni budaya ini sehingga nantinya bisa mencetak pemuda-pemudi yang berprestasi.

“Dengan program pelestarian pencak silat, kelak akan lahir generasi yang handal dan berprestasi,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: