Deteksi Dini Generasi Emas, Dinkes Kaur Jemput Bola Cek Kesehatan Gratis di SMPN 35 Boarding School

Deteksi Dini Generasi Emas, Dinkes Kaur Jemput Bola Cek Kesehatan Gratis di SMPN 35 Boarding School

program nasional pemeriksaan kesehatan bagi pelajar--ilustrasi

KAUR, RADARKAUR.DISWAY.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kaur mulai tancap gas merealisasikan program nasional pemeriksaan kesehatan bagi pelajar. Hari ini, Jumat (6/2/2026), tim medis menyambangi SMPN 35 Boarding School untuk menggelar giat Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Kepala Dinas Kesehatan Kaur, Septa Makarif, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan implementasi dari kebijakan Pemerintah Pusat yang telah digulirkan sejak Juli 2025. Program ini mewajibkan pemeriksaan kesehatan cuma-cuma bagi siswa di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA.

“Kami melakukan sistem jemput bola. Puskesmas langsung turun ke sekolah-sekolah untuk memastikan deteksi dini terhadap berbagai potensi masalah kesehatan siswa, mulai dari gizi hingga kesehatan jiwa,” ujar Septa Makarif kepada wartawan di lokasi kegiatan.

Septa merincikan bahwa paket pemeriksaan disesuaikan dengan kebutuhan usia. Untuk tingkat SMP seperti di SMPN 35, skrining mencakup pemeriksaan status gizi, tekanan darah, gula darah, kesehatan mata, gigi, hingga skrining penyakit menular seperti TBC dan Hepatitis.

BACA JUGA:Kemenag Bengkulu : Sasar Remaja, Program SULING KUA Kelam Tengah Hadir di SMP Negeri 2 Kaur

BACA JUGA:Asisten 1 Wakili Gubernur Bengkulu Lepas Keberangkatan Kontingen PWI Bengkulu ke HPN 2026 Banten

“Khusus remaja SMP dan SMA, kami berikan perhatian lebih pada skrining anemia, kesehatan reproduksi, serta talasemia. Tujuannya jelas, kita ingin mencegah penyakit serius sejak dini agar kualitas kesehatan generasi muda kita unggul,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kadis Kesehatan menekankan bahwa jika ditemukan indikasi masalah kesehatan yang serius, pihak Puskesmas akan langsung melakukan rujukan agar siswa segera mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Sebagai bagian dari digitalisasi layanan, orang tua siswa diimbau untuk mendaftarkan profil anak dan melengkapi data sekolah melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile. Langkah ini diharapkan dapat mengubah paradigma masyarakat agar lebih proaktif memeriksakan kesehatan secara rutin (preventif) ketimbang hanya datang saat sudah jatuh sakit (kuratif).

“Ini bukan sekadar program rutin, tapi upaya mengubah pola hidup masyarakat Kaur menuju masa depan yang lebih sehat,” pungkas Septa. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: