Bengkel Terbakar, Pasutri di Bengkulu Tewas Terjebak dalam Kamar, Polisi Lakukan Penyelidikan

Bengkel Terbakar, Pasutri di Bengkulu Tewas Terjebak dalam Kamar, Polisi Lakukan Penyelidikan

Bengkel Terbakar, Pasutri di Bengkulu Tewas Terjebak dalam Kamar, Polisi Lakukan Penyelidikan--ilustrasi

BENGKULU, RADARKAUR.DISWAY.ID – Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah bengkel alat berat di Jalan Citandui, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Jumat 6 Februari 2026 pada dini hari.

Musibah tersebut menewaskan pasangan suami istri (Pasutri) yang diduga terjebak di dalam bangunan saat api berkobar. Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dan merenggut nyawa Hendra (48) dan istrinya, Cati (50). 

Keduanya ditemukan meninggal dunia di dalam kamar bagian belakang bengkel yang sekaligus dijadikan tempat tinggal.

Diketahui, Hendra yang bekerja sebagai operator alat berat baru sekitar satu pekan menempati lokasi tersebut setelah ditawari pemilik bengkel untuk tinggal di sana agar tidak perlu lagi mengontrak rumah. Sementara itu, sang istri, Cati membuka usaha berjualan makanan di pinggir jalan depan bengkel.

Saat kejadian, terdapat tiga orang di dalam bangunan. Hendra dan Cati berada di kamar belakang, sedangkan seorang mekanik bernama Dedi Kurniawan tidur di kamar bagian depan.

BACA JUGA:Wabup Kaur Abdul Hamid Hadiri Layanan Sosial Kesehatan Gratis di SMPN 35 Boarding School

BACA JUGA:Penataan Pusat Kota, BPBD dan DLH Kaur Pangkas Dahan Pohon di Jalur Protokol

Dedi menuturkan, dirinya terbangun setelah mendengar suara ledakan yang disusul kobaran api. Ia berhasil menyelamatkan diri dengan melompat keluar melalui jendela kamar depan.

Namun, nasib nahas menimpa Hendra dan Cati. Kamar belakang yang mereka tempati tidak memiliki jendela, sementara pintu utama sudah tertutup api yang dengan cepat membesar, sehingga keduanya tidak sempat menyelamatkan diri.

"Saya berhasil selamat karena saya dengar ada bunyi api dan saya terisap asap spontan saya lari dan terjun melalui jendela," ungkap Dedi.

Sejumlah unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Kapolsek Kampung Melayu, AKP Nyarna, S.E., M.H., memimpin langsung proses evakuasi jenazah kedua korban, yang selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Polresta Bengkulu melalui tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Penyebab pasti kebakaran masih kami dalami. Saat ini tim Inafis masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian,” tutup Ps Panit Pidum Satreskrim Polresta Bengkulu, Iptu Revi Hari Sona, S.H.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: