Belajar Dari Konflik Timur Tengah, JK Minta Pemerintah Jaga Stabilitas Lewat Kebijakan Adil

Belajar Dari Konflik Timur Tengah, JK Minta Pemerintah Jaga Stabilitas Lewat Kebijakan Adil

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla menyoroti kondisi negara-negara Islam yang tengah mengalami berbagai konflik. Mulai dari Pakistan dengan Afghanistan, Yaman dengan Arab Saudi, hingga situasi di Suriah. --ilustrasi

JAKARTA, RADARKAUR.DISWAY.ID - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla menyoroti kondisi negara-negara Islam yang tengah mengalami berbagai konflik. Mulai dari Pakistan dengan Afghanistan, Yaman dengan Arab Saudi, hingga situasi di Suriah. 

Terbaru Amerika Serikat (AS) bersama Israel menyerang Iran hingga menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Dalam hal ini, Ia bersyukur jika Indonesia hingga saat ini dalam kondisi relatif aman dibandingkan banyak negara lain.

"Pakistan-Afghanistan berperang. Yaman-Saudi berperang. Syiria dengan yang lainnya berperang. Yaman kacau. Jadi kita bersyukur bahwa Indonesia ini aman dibanding negara Islam yang lain. Karena itu kita harus menjaga itu, bahwa jangan terjadi antara kita. Itu harus kita jaga," katanya dalam konfenrensi pers di kediamanya, Jakarta Selatan, Minggu, 1 Maret 2026.

BACA JUGA:Terbukti Pasif, Kades dan Camat se-Kabupaten Kaur Disinyalir Tak Dukung Penegakan Perda Hewan Ternak

BACA JUGA:Tak Ingin Berjuang Sendiri, Satpol PP Minta Seluruh Kades dan Warga se-Kabupaten Kaur Tangkap Ternak Liar

Berkaca banyaknya konflik di negara Islam. JK mengingatkan pemerintah untuk menjaga stabilitas dalam negeri dengan mengeluarkan kebijakan yang pro rakyat.

"Maka itu kita menjaga situasinya, menyerukan kita ini apalagi pemerintah, pemerintah harus menjaga situasi, pemerintah memberikan keadilan kepada masyarakatnya, memberikan kedamaian kepada masyarakatnya," harapnya.

Menurutnya, ketidakadilan dan kebijakan yang tidak proporsional dapat memicu gejolak sosial. Hal itu berdasarkan banyaknya protes ke pemerintah akan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan.

"Sekarang ini timbul begitu banyak protes ke pemerintah dengan kegiatan-kegiatan yang sangat tidak seimbang. Nah, hal-hal inilah yang bisa menyebabkan masalah di suatu bangsa adanya ketidakadilan, adanya ketidakseimbangan, adanya masalah-masalah," tegasnya.

BACA JUGA:7 Mahasiswa BJB Kabupaten Kaur Minta Kepastian Beasiswa Yang Tidak Cair Hingga Satu Tahun

BACA JUGA:Radar Super Canggih Amerika Serikat di Qatar Hancur, IRGC Beri Pukulan Telak

Oleh karena itu, JK berharap kepada pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan yang seimbang, guna menghindari konflik internal.

"Ya kita harap Indonesia khususnya pemerintah menjalankan pemerintahan yang adil dan juga mengayomi orang memberikan prioritas masyarakat yang baik supaya jangan terjadi seperti di negara lain itu," harapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: