10 Hari Sebelum Pembatasan, Truk Logistik Sumbu Tiga Padati Pelabuhan Merak
penyeberangan lintas Merak–Bakauheni--ilustrasi
Cilegon, RADARKAUR.DISWAY.ID – 10 hari sebelum pemberlakuan pembatasan truk logistik sumbu tiga pada 13 Maret 2026, Pelabuhan Merak dipadati kendaraan logistik yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera.
Lonjakan ini diduga sebagai respons pelaku usaha yang mempercepat distribusi barang sebelum aturan pembatasan resmi diterapkan selama masa angkutan Lebaran 2026.
Sejak malam hingga pagi hari, antrean truk terlihat mengular dari dermaga eksekutif hingga reguler. Bahkan, kepadatan sempat meluber keluar area pelabuhan.
Salah seorang sopir truk, Rudi, mengaku sudah mengantre sejak pagi dari kawasan Jalan Cikuasa Atas.
BACA JUGA:Terjebak Perang Israel-AS Vs Iran, 58 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Sulit Pulang
BACA JUGA:Kenapa Rudal Balistik Selalu Dincurkan Malam Hari? Ini Alasannya!!
“Sudah antre dari pagi di Cikuasa Atas. Sampai sekarang masih pelan-pelan jalan menuju pelabuhan untuk menyeberang ke Sumatera,” ujarnya, Selasa 3 Maret 2026.
Menurutnya, fenomena ini hampir selalu terjadi menjelang arus mudik.
“Menjelang arus mudik memang sering terjadi. Banyak angkutan logistik yang sengaja mengirim lebih awal barang ke Pulau Sumatera agar tidak terjebak kemacetan saat arus mudik nanti,” katanya.
Seperti diketahui, pembatasan operasional truk angkutan barang akan mulai diberlakukan pada 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga 29 Maret 2026.
BACA JUGA:Pemerintahan Desa Tebing Rambutan Musyawarah Terkait Maraknya Pencurian
BACA JUGA:Sinergi Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Kejari dan Pemda Kaur Gelar Pasar Murah untuk Warga
Kebijakan tersebut membatasi truk sumbu tiga yang mengangkut material tambang, galian, serta bahan bangunan di jalur menuju pelabuhan.
Lonjakan kendaraan saat ini dinilai sebagai upaya distribusi awal agar pasokan kebutuhan pokok dan barang dagangan tetap tersedia di Sumatera selama periode mudik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
