Pastikan Mudik Idul Fitri 1447 H Berjalan Lancar, Pertamina Jamin Ketersediaan Pasokan Energi

Pastikan Mudik Idul Fitri 1447 H Berjalan Lancar, Pertamina Jamin Ketersediaan Pasokan Energi

PT Pertamina (Persero) menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal perjalanan masyarakat Indonesia dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1447 H--ilustrasi

JAKARTA, RADARKAUR.DISWAY.ID - Dalam upayanya untuk memastikan bahwa kebutuhan pasokan energi masyarakat terpenuhi hingga periode Idul Fitri 2026 mendatang, PT Pertamina (Persero) menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal perjalanan masyarakat Indonesia dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1447 H. 

Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Perayaan Idulfitri 1447 H di Auditorium Mutiara STIK-PTIK Jakarta, yang dihadiri oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan lembaga terkait. 

Menurut Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan bahwa melalui Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026, Pertamina juga akan memastikan setiap pemudik mendapatkan akses energi dengan mudah dan nyaman selama di perjalanan maupun di kampung halaman.

“Fokus utama kami adalah memberikan ketenangan bagi masyarakat. Seluruh fasilitas operasional Pertamina akan bekerja 24 jam untuk menjamin ketersediaan BBM, LPG, dan Avtur tetap terjaga di tengah lonjakan mobilitas,” ujar Simon kepada media di Jakarta, pada Selasa (03/03).

BACA JUGA:Kemnaker–Pertamina Jajaki Kerja Sama Pelatihan HSE dan Operator SPBU

BACA JUGA:Polda Bengkulu Bongkar Mafia Pupuk Subsidi, Jatah Kaur Dikirim ke Mukomuko

Berbasis data historis dan koordinasi lintas fungsi yang telah dilakukan, Pertamina memproyeksikan kenaikan konsumsi Gasoline sebesar 12 persen, LPG sebesar 4 persen, dan Avtur sebesar 2,8 persen selama periode ini, sementara gasoil diperkirakan menurun seiring berkurangnya aktivitas logistik berat. 

"Untuk mengimbangi tren tersebut, Pertamina telah memperkuat ketahanan stok BBM nasional di level rata-rata 21 hingga 23 hari per 1 Maret 2026," jelas Simon.

Sementara itu untuk meningkatkan kenyamanan pemudik, Simon memaparkan empat pilar layanan utama yang disiapkan secara khusus oleh Pertamina. 

Pertama, layanan energi melalui penguatan ketersediaan stok BBM, LPG, dan avtur di seluruh titik pasok dengan monitoring kualitas dan kuantitas berkala. 

BACA JUGA:Penguatan Kilang Domestik Jadi Kunci Stabilitas Energi di Tengah Geopolitik Timur Tengah

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga: Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Murni Mengacu Formula, Bukan Dampak Geopolitik

Kedua, layanan wilayah atensi dengan fokus pada jalur tol, rest area, bandara, pelabuhan, dan kawasan wisata yang mengalami lonjakan mobilitas. 

Ketiga, berbagai aktivitas Ramadan dan program promosi melalui layanan digital MyPertamina. Keempat, layanan tambahan berupa Serambi MyPertamina sebagai fasilitas istirahat bagi pemudik di berbagai titik strategis yang dilengkapi fasilitas pendukung seperti motoris BBM dan LPG serta layanan darurat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: