Antisipasi Dampak Harga BBM Pertamina Naik, Ekonom: Tingkatkan Kewaspadaan Ekonomi

Antisipasi Dampak Harga BBM Pertamina Naik, Ekonom: Tingkatkan Kewaspadaan Ekonomi

Dalam mengantisipasi dampak dari lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia, para Ekonom menekankan bahwa konflik Timur Tengah harus dibaca dengan kacamata kewaspadaan ekonomi.--ilustrasi

JAKARTA, RADARKAUR.DISWAY.ID  -  Dalam mengantisipasi dampak dari lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia, para Ekonom menekankan bahwa konflik Timur Tengah harus dibaca dengan kacamata kewaspadaan ekonomi.

Dalam hal ini, Ekonom sekaligus Pakar Kebijakan Publik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menilai bahwa ketidakpastian global dapat membuat arus modal menjadi lebih sensitif dan menekan pasar keuangan nasional. 

Oleh karena itulah, dirinya menekankan bahwa Indonesia harus dapat membangun kebijakan fiskal yang lebih adaptif terhadap shock eksternal.

"Penting bagi Indonesia untuk memperkuat ketahanan fiskal, keamanan energi, serta kemampuan negara dalam menghadapi gejolak eksternal," tegas Achmad ketika dihubungi oleh Disway, pada Sabtu (18/04).

BACA JUGA:Pengen Ikut Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta untuk ASN dan Umum, Link Pendaftaran ada di sini!

BACA JUGA:Insiden Crane Ambruk di Sekolah Rakyat Kaur, Wakil Bupati : Kontraktor Harus Lebih Terbuka

Lebih lanjut, Achmad juga menambahkan bahwa sistem diplomasi Indonesia di forum internasional harus konsisten mendorong penyelesaian damai dan stabilitas jalur perdagangan global.

"Di era dunia yang kini saling terhubung, netralitas pasif tidak lagi cukup. Sebaliknya, dibutuhkan netralitas aktif yang berbasis pada kepentingan nasional," pungkas Achmad.

Di sisi lain, hal serupa pun juga turut dituturkan oleh Ekonom dari Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI), Ronny P Sasmita. 

Dalam penuturannya, dirinya menjelaskan bahwa menahan harga melalui subsidi dengan konsekuensi tekanan fiskal, atau menyesuaikan harga domestik yang akan langsung mendorong inflasi hanyalah salah satu dilema yang dihadapi oleh Pemerintah dari lonjakan harga minyak dunia ini.

BACA JUGA:Harga BBM Pertamina Meroket Tinggi, Simak daftarnya

BACA JUGA:Pemkab Kaur Segera Optimalkan BBI Nasal

"Untuk BBM, arahnya hampir pasti naik, terutama yang non subsidi. Kenaikan harga minyak mentah global akibat ketegangan geopolitik akan meningkatkan biaya impor energi bagi negara seperti Indonesia," jelas Ronny.

"Dalam kedua skenario tersebut, beban ekonomi tetap berpindah ke masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui APBN," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: