Pesan menanam Tanpa Memagar dari Camat Sekabupaten Kaur
Kesadaran untuk membangun Kabupaten Kaur tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui perubahan pola pikir dan budaya masyarakat.--ilustrasi
KAUR, RADARKAUR.DISWAY.ID - Kesadaran untuk membangun Kabupaten Kaur tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui perubahan pola pikir dan budaya masyarakat. Salah satu yang kini terus disuarakan para camat se-Kabupaten Kaur adalah gerakan bercocok tanam tanpa pagar sebagai bentuk dukungan terhadap penegakan aturan hewan ternak.
Semangat ini lahir dari keyakinan bahwa ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Ketika aturan mengenai hewan ternak ditegakkan dengan baik, masyarakat tidak lagi terbebani untuk membuat pagar sebagai pelindung tanaman mereka. Sebaliknya, para pemilik ternak didorong untuk lebih bertanggung jawab dalam menjaga dan mengawasi hewan peliharaannya.
Bercocok tanam tanpa pagar bukan sekadar tentang pertanian, tetapi simbol tumbuhnya kesadaran, disiplin, dan saling menghormati hak sesama. Petani dapat menanam dengan tenang, peternak dapat memelihara ternaknya dengan tertib, dan masyarakat dapat hidup berdampingan dalam suasana yang harmonis.
Mari kita dukung bersama penegakan aturan hewan ternak demi terciptanya lingkungan yang lebih tertib, produktif, dan sejahtera. Karena Kaur yang maju tidak hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi juga oleh masyarakat yang patuh aturan dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap daerahnya.
BACA JUGA:TP PKK Kaur Lantik 9 Ketua Kecamatan dan Jalin Kerja Sama dengan 11 OPD
BACA JUGA:BPS sarankan Bengkulu Perkuat Pangan Lokal Cegah Lonjakan Inflasi 2026
"Tertib ternak, petani tenang, masyarakat senang. Bersama kita wujudkan Kaur yang lebih baik,"
Gerakan ini menjadi wujud nyata dukungan para camat se-Kabupaten Kaur terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Kaur dalam menciptakan ketertiban, kenyamanan, dan peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

