Proyek Pembangkit Mikro Hidro di Kaur Tarik Investasi Rp6 triliun

Proyek Pembangkit Mikro Hidro di Kaur Tarik Investasi Rp6 triliun

proyek pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) di Kabupaten Kaur--ilustrasi

BENGKULU, RADARKAUR.DISWAY.ID - Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu menyebutkan promosi investasi yang dilakukan bersama pemerintah daerah berhasil menarik investasi sekitar Rp6 triliun dari investor asal Dubai melalui proyek pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) di Kabupaten Kaur.

"Kalau tahun yang kemarin ada proyek investasi yang bisa berhasil kita jual yaitu PLTMH mikro hidro yang di Kaur. Kemarin sudah ada investor dari Dubai yang memang berniat untuk investasi di Provinsi Bengkulu," kata Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Muhammad Irfan Octama, di Bengkulu, Senin.

Dia mengatakan nilai investasi proyek tersebut mencapai sekitar Rp6 triliun dan menjadi salah satu contoh keberhasilan promosi peluang investasi yang dilakukan di Provinsi Bengkulu.

Menurut dia keberhasilan menarik investor pada proyek mikro hidro di Kabupaten Kaur menjadi modal penting untuk memperkenalkan berbagai peluang investasi lain yang dimiliki Bengkulu kepada calon investor.

BACA JUGA:Penurunan PMI Manufaktur Jadi Alarm Melemahnya Industri Nasional

BACA JUGA:Bahaya Scam Terus Meluas, OJK Jalin Kerjasama dengan UNODC

Muhammad Irfan menjelaskan pihaknya saat ini kembali menyiapkan sejumlah proyek investasi yang akan dipromosikan melalui proses kurasi bersama pemerintah daerah.

Proses tersebut dilakukan dengan menyusun proposal investasi sehingga setiap proyek memiliki dokumen yang memadai sebelum ditawarkan kepada calon investor.

Saat ini, kata dia ada sekitar 12 proyek investasi di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu yang sedang dikurasi. Kurasi, kata dia bertujuan untuk menyiapkan dokumen informasi detail dan menarik yang nantinya dapat menarik minat investor.

Dia berharap upaya promosi investasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menarik lebih banyak investor untuk menanamkan modalnya di Provinsi Bengkulu serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan berbagai sektor potensial.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait