Spanyol Catat Rekor-Rekor Fantastis usai Bungkam Argentina
Rodri mencatatkan rekor luar biasa dengan melepaskan 790 umpan sukses sepanjang turnamen, mematahkan rekor miliknya sendiri di Qatar 2022 (638 umpan)--ilustrasi
RADARKAUR.DISWAY.ID - Timnas Spanyol resmi merengkuh gelar juara Piala Dunia 2026 usai membungkam Argentina dengan skor 1-0 di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7) dini hari WIB.
Gol semata wayang dalam pertandingan itu dicetak pemain pengganti Spanyol, Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu, tepatnya menit ke-106.
Selain juara Piala Dunia 2026, gelar individu turnamen ini diborong Spanyol, di mana Unai Simon meraih Golden Gloves atau Sarung Tangan Emas, Pau Cubarsi untuk penghargaan Pemain Muda Terbaik, dan Rodri dinobatkan sebagai pemenang Bola Emas atau Pemain Terbaik di turnamen empat tahunan ini.
Gelar juara dunia kedua La Furia Roja ini juga dihiasi dengan sederet angka dan rekor fantastis yang diukir para bintangnya, mulai dari Rodri, Lamine Yamal, Unai Simon, hingga Ferran Torres.
BACA JUGA:Argentina Full Team, Inggris tanpa 2 Pemain di Semifinal Piala Dunia 2026
BACA JUGA:Sumardji Bocorkan Kondisi Terbaru Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
Berikut adalah deretan fakta dan statistik mencengangkan di balik kejayaan Spanyol di Piala Dunia 2026, dikutip situs resmi FIFA:
- 1 Kebobolan: Spanyol hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen. Ini merupakan rekor kebobolan tersedikit bagi sebuah tim yang keluar sebagai juara dunia, melampaui rekor Prancis (1998), Italia (2006), juga Spanyol (2010) sendiri yang kala itu kebobolan dua gol.
- 35 Dribel Sukses: Yamal menjadi raja gocek di turnamen ini dengan 35 dribel sukses, mengungguli Kylian Mbappe (28), Lionel Messi (25), Vinicius Junior (23), dan Jeremy Doku (21).
- 790 Umpan: Rodri mencatatkan rekor luar biasa dengan melepaskan 790 umpan sukses sepanjang turnamen, mematahkan rekor miliknya sendiri di Qatar 2022 (638 umpan) dan Xavi Hernandez di Afrika Selatan 2010 (599 umpan). Pesaing terdekatnya di edisi ini adalah Pau Cubarsi (668) dan Aymeric Laporte (618).
- 750 Menit: Duet lini belakang Spanyol ini mencatatkan menit bermain terbanyak di antara pemain outfield lainnya (750 menit), menyamai catatan gelandang Argentina, Alexis Mac Allister.
- 58 Turnover: Oyarzabal menjadi pemain yang paling sering merebut bola dari penguasaan lawan (58 kali), mengungguli Pedri dan pemain Maroko Neil El Aynaoui (masing-masing 51 kali). Sementara itu, Dani Olmo menjadi pemain dengan catatan tekanan defensif (defensive pressures) tertinggi (305 kali).
- 38 Laga Tak Terkalahkan: Kemenangan di final memperpanjang rekor tak terkalahkan Spanyol menjadi 38 pertandingan internasional beruntun (29 menang, 9 imbang). Catatan ini resmi mematahkan rekor dunia milik Italia (37 laga dari 2018-2021).
- 19 Tahun 6 Hari: Yamal menjadi pemain termuda keempat dalam sejarah yang berhasil menjuarai Piala Dunia. Ia hanya kalah muda dari Giuseppe Bergomi (18 tahun), serta dua legenda Brasil, Pele dan Ronaldo (17 tahun). Sementara itu, Pau Cubarsi (19 tahun 178 hari) berada di urutan ketujuh pemain termuda yang mengangkat trofi ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
