Open House SRT 1 Kaur, Wabup: Kami Dilarang Pulang Oleh Pak Bupati hingga Program Pak Prabowo ini Hadir

Open House SRT 1 Kaur, Wabup: Kami Dilarang Pulang Oleh Pak Bupati hingga Program Pak Prabowo ini Hadir

Penggunaan bangunan SRT 1 Kaur ditandai dengan open house dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis, 30 Juli 2026.--ilustrasi

KAUR, RADARKAUR.DISWAY.IDSekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kaur dibuka secara resmi. Penggunaan bangunan SRT 1 Kaur ditandai dengan open house dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis, 30 Juli 2026.

Kegiatan yang dibuka Wabup Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I dihadiri anggota Komisi V DPR RI Hj Erna Sari Dewi, SE, anggota DPD RI apt Destita Khairilisani, S.Fram, Kadis Sosial Provinsi Bengkulu Swifanedi Yusda, S.Hut, perwakilan Kementerian Sosial, Sekda Kaur Dr. Nasrur Rahman, S.Hut, M.Si, unsur FKPD dan undangan lainnya.

“Bangunan SRT 1 Kaur resmi dimanfaatkan  dan diharapkan peserta didik yang mengenyam pendidikan di sini benar-benar menuntut ilmu. Dengan adanya SRT 1 Kaur, mewakili Bupati Kaur dan atas nama Pemda Kaur berterima kasih ke seluruh pihak yang telah mendukung,” sampai Wabup Kaur.

Wabup kembali berkisah bagaimana saat perjuangan seluruh jajaran Pemda Kaur untuk mendapatkan program Presiden Prabowo Subianto itu hadir di Kabupaten Kaur.

BACA JUGA:Dari Kajian ke Aksi, Mahasiswa KKN UNIB Kolaborasi Kelompok 133 dan 134 Bantu Mengurai Persoalan Sampah

BACA JUGA:Balik Melejit, Harga Emas Antam Kini Dipatok Rp 2.616 Juta

Kala itu, jajaran Pemda Kaur berjuang habis-habisan untuk mendapatkan pada kesempatan pertama, hingga akhirnya kepastian didapat setelah Sekolah Rakyat hadir di Kabupaten Kaur pada gelombang pertama dan masuk pada kelompok 64 yang pertama dibangun.

"Kala itu pak bupati melarang kami untuk pulang hingga Program Pak Prabowo ini dipastikan hadir di Kabupaten Kaur," kisah wabup.

SRT 1 Kaur dibangun di atas lahan 9,3 hektar (Ha), fasilitas yang ada sangat baik, dengan program yang diluncurkan Presiden RI, maka seluruh peserta didik bisa menempuh pendidikan dengan nyaman. 

Anak-anak yang bersekolah di SRT 1 Kaur adalah orang-orang yang kurang mampu. Sehingga anak-anak yang mengeyam pendidikan di sini akan sama dengan anak-anak yang orang tuanya mapan. 

“Seluruh tenaga pendidik, peserta didik dan tenaga lainnya di SRT senantiasa memanfaatkan fasilitas yang ada sesuai dengan peruntukannya,” pesan Abdul Hamid.  

Lebih lanjut Wabup, pembangunan SRT 1 Kaur saat ini belum rampung 100 persen. Diharapkan pihak ketiga yang melakukan pembangunan benar-benar menuntaskannya. Jangan sampai ada hal yang tidak diinginkan. 

Karena anggaran pembangunan SRT 1 Kaur mencapai Rp 250 miliar. Anggaran yang ada adalah uang rakyat yang begitu. Agar dalam pelaksanaan pembangunan harus benar-benar rampung dan pembangunan bisa dimanfaatkan dengan baik.   

Sementara itu, Kepala SRT 1 Kaur Selvi Maryati, M.Pd menyampaikan, untuk jumlah peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027 sebanyak 255 orang. Dengan rincian untuk murid SD sebanyak 20 orang, 145 siswa SMP dan 90 siswa SMA. Sedangkan peserta didik lama, SMP dan SMA sebanyak 93 siswa. Jumlah keseluruhan peserta didik SRT1 Kaur 348 siswa. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait