Bupati Kaur Resmikan Jembatan Gantung Air Manula Kecamatan Nasal
Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.AP., meresmikan Jembatan Gantung Air Manula di Desa Sukajaya, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur Rabu , 23 September 2026. --ilustrasi
KAUR, RADARKAUR.DISWAY.ID – Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.AP., meresmikan Jembatan Gantung Air Manula di Desa Sukajaya, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur Rabu , 23 September 2026. Peresmian tersebut turut didampingi Kepala Dinas PUPR Kaur, Dandim 0408 Bengkulu Selatan/Kaur yang diwakili Koramil Kaur Tengah, Kapolsek Nasal, Camat Nasal, serta Kepala Desa Sukajaya.
Dalam sambutannya, Bupati Kaur Gusril Pausi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran TNI yang telah bersinergi serta berkontribusi dalam pembangunan Jembatan Gantung Air Manula. Menurutnya, pembangunan jembatan tidak hanya menghadirkan sebuah fasilitas infrastruktur, tetapi juga membuka akses dan mempererat hubungan antarmasyarakat.
Bupati mengatakan keberadaan Jembatan Air Manula diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang berbagai aktivitas sehari-hari. Infrastruktur tersebut juga diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat Desa Sukajaya dan warga Kecamatan Nasal dalam menjalankan aktivitas ekonomi.
"Kami berpesan kepada masyarakat agar memanfaatkan keberadaan jembatan tersebut untuk mendukung kegiatan pertanian, terutama dalam mengangkut hasil produksi pertanian. Dengan akses yang semakin mudah, diharapkan aktivitas pertanian masyarakat dapat meningkat dan memberikan dampak terhadap perekonomian warga," ucapnya.
BACA JUGA:Wakil Bupati Kaur dampingi Kapolres Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Gunung Kaya
Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang mendukung akses pertanian menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong produktivitas masyarakat. Karena itu, masyarakat diminta memanfaatkan jembatan secara baik dan sesuai dengan peruntukannya agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara maksimal.
Selain memanfaatkan jembatan, Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga dan merawat Jembatan Air Manula secara bersama-sama. Ia menegaskan bahwa pembangunan merupakan tanggung jawab pemerintah, sementara menjaga dan merawat hasil pembangunan merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.
"Kami juga berharap Jembatan Gantung Air Manula dapat digunakan dalam jangka panjang dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sukajaya serta wilayah Kecamatan Nasal. Sinergi antara pemerintah, TNI, pemerintah desa dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan hasil pembangunan," katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Sukajaya Muhlisin mewakili masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Kaur Gusril Pausi yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat Desa Sukajaya. Ia berharap keberadaan Jembatan Air Manula dapat memberikan kemudahan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama untuk mendukung sektor pertanian.
Muhlisin mengatakan Jembatan Air Manula kini bukan sekadar penghubung antara dua sisi wilayah, tetapi juga menjadi simbol sinergi, kepedulian dan semangat gotong royong. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas tersebut sehingga dapat terus dimanfaatkan oleh generasi berikutnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
