Cegah Risiko Keracunan MBG, Dinkes Kaur Perketat Pengawasan SPPG

Cegah Risiko Keracunan MBG, Dinkes Kaur Perketat Pengawasan SPPG

mencegah risiko keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, terus perketat pengawasan terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).--ilustrasi

KAUR, RADARKAUR.DISWAY.ID - Dalam upaya mencegah risiko keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, terus perketat pengawasan terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 

Dalam kurun waktu lima bulan terakhir, Dinkes Kaur telah tiga kali melakukan pengawasan untuk memastikan pelaksanaan program tersebut memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.

Pengawasan dilakukan dengan memperhatikan sejumlah aspek penting, mulai dari kebersihan lingkungan, kualitas bahan makanan, hingga air yang digunakan dalam proses pengolahan makanan. 

Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan, termasuk kemungkinan terjadinya keracunan makanan pada penerima manfaat MBG.

BACA JUGA:Wabup Abdul Hamid Usulkan Sejumlah Program Prioritas Kesehatan Kaur ke Kemenkes

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Kaur Sipta Miarif melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Kaur, Yosep Pratama, mengatakan hasil pengawasan menjadi bahan evaluasi bagi setiap SPPG agar pelaksanaan program semakin baik. 

Setiap temuan atau permasalahan disampaikan secara tertulis kepada pihak SPPG maupun yayasan pengelola untuk segera ditindaklanjuti.

"Pada pengawasan awal, masih ditemukan beberapa SPPG yang belum memenuhi standar yang ditetapkan. Namun, pada pertemuan berikutnya, temuan tersebut sudah diperbaiki sehingga pengawasan selanjutnya tidak lagi menemukan permasalahan serupa,” ujar Yosep.

Selain aspek kebersihan dan kualitas air, Dinkes Kaur juga memantau penggunaan alat pelindung diri (APD) oleh petugas serta penerapan standar operasional prosedur (SOP). 

BACA JUGA:Kabupaten Kaur menuju Nol Stunting? Dinkes : Angkanya Terus Turun!

Pengaturan waktu memasak turut menjadi perhatian agar sesuai dengan jadwal pendistribusian makanan kepada para penerima manfaat.

Menurut Yosep, kepatuhan terhadap standar kesehatan dan prosedur kerja merupakan bagian penting dalam menjaga mutu makanan yang disajikan. 

Setiap pengelola SPPG diharapkan tidak hanya memperhatikan jumlah makanan yang diproduksi, tetapi juga memastikan proses pengolahan hingga distribusinya berlangsung secara higienis dan aman.

Yosep berharap capaian pengawasan yang menunjukkan perbaikan tersebut dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan oleh seluruh SPPG di Kabupaten Kaur. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait