JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Kapitra Ampera juga heran kenapa potongan-potongan supergrharic di simbol HUT ke-75 Republik Indonesia terlihat seperti bentuk salib. Dia juga tidak paham dengan penjelasan Sekretaris Utama Kementerian Sekretariat Negara (kemensetneg) yang menyatakan potongan-potongan dikatakan merepresentasikan komitmen dan nilai luhur pancasila. "Saya tidak paham kalau itu dikaitkan dengan Pancasila ya. Jangan salah kaprah nih," kata Kapitra saat berbincang dengan jpnn.com, Kamis (13/8). Bicara persamaan dan keadilan, dia menilai penggunaan logo itu tidak pas dipakai secara nasional apalagi di negara berpenduduk mayoritas Islam. "Saya yakin tidak ada maksud untuk menjadikan simbol-simbol Nasrani, salib, menjadi logo kemerdekaan. Tetapi orang kan bisa melihat. Secara kasat mata orang melihat ada kemiripan itu dengan salib," jelasnya. Untuk itu, kata mantan pengacara Habib Rizieq Shihab ini, pemerintah seharusnya berhati-hati dan bisa menjaga perasaan mayoritas. Sebab, simbol-simbol semacam itu menurutnya hal yang sensitif. "Kalau itu dibikin di Manado mungkin enggak ada yang protes. Atau itu dibikin di Papua, NTT, mungkin tidak ada yang protes. Tapi karena dibikin untuk nasional tentu ada reaksi," ucap Kapitra. Politikus yang berlatar belakang pengacara ini menilai seharusnya potongan-potongan supergraphic tersebut dibuat seimbang antara sisi atas, bawah, kiri dan kanan. Atau dibuat bentuk lain.(jpnn)
Kapitra PDIP: Kenapa Tidak Bulat?
Jumat 14-08-2020,16:52 WIB
Reporter : Admin Radar Kaur Online
Editor : Admin Radar Kaur Online
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,13:22 WIB
Fakta Dugaan Penyadapan Presiden oleh Jenderal Polisi, Bareskrim Telusuri Pemberi Perintah
Sabtu 07-11-2026,09:19 WIB
Insiden Penyadapan Presiden, Istana bersih-bersih Untuk Kewaspadaan, Dasco Bicara Soal Pemakzulan Gibran
Sabtu 07-11-2026,08:19 WIB
Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Mengarah ke Makar, BIN Sudah Tau Siapa Dalangnya?
Sabtu 07-11-2026,08:07 WIB
Ini Langkah Prof Nunuk Untuk Tarik Tata Kelola Guru ke Pusat Demi Bebas Politik
Sabtu 07-11-2026,13:05 WIB
Jadi Khatib Jumat Keliling, Kapolres Kaur Ajak Masyarakat Bersama Perangi Kemungkaran dan Jaga Kamtibmas
Terkini
Sabtu 07-11-2026,17:42 WIB
Kasus Penyadapan Prabowo Seret Banyak Elite? Reza Indragiri Ingatkan Bahaya Bongkar Isi Sadapan
Sabtu 07-11-2026,13:22 WIB
Fakta Dugaan Penyadapan Presiden oleh Jenderal Polisi, Bareskrim Telusuri Pemberi Perintah
Sabtu 07-11-2026,13:05 WIB
Jadi Khatib Jumat Keliling, Kapolres Kaur Ajak Masyarakat Bersama Perangi Kemungkaran dan Jaga Kamtibmas
Sabtu 07-11-2026,09:19 WIB
Insiden Penyadapan Presiden, Istana bersih-bersih Untuk Kewaspadaan, Dasco Bicara Soal Pemakzulan Gibran
Sabtu 07-11-2026,08:19 WIB