RKa ONLINE, BENGKULU SELATAN (BS) – Merasa kesadaran masyarakat Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) untuk mengandangkan hewan ternaknya belum maksimal. Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Bengkulu Selatan (BS) akan mengusulkan revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang ternak. Yang sebelumnya denda hewan ternak yang terjaring razia Rp 250 ribu, ditingkatkan menjadi Rp 1 juta. Kepala Satpol PP-Damkar BS, Erwin Muchsin, S.Sos menuturkan, usulan revisi Perda hewan ternak akan ditingkatkan dalam waktu dekat ini. Karena, mengingat masih banyak warga yang bandel mengandang ternaknya. Dengan meningkatkan sanksi administrasi tersebut diharapkan nanti warga bisa mematuhi aturan untuk mengandang hewan ternaknya. Sebab, selain menggangu aktivitas di jalan raya, ternak yang dilepas juga dapat merusak tanaman warga hingga dapat menyebabkan laka lantas. “Razia hewan ternak terus dilaksanakan, namun tingkat kesadaran warga dalam memelihara hewan ternak masih kurang. Itu dibuktikan masih banyaknya hewan ternak yang berkeliaran di beberapa fasilitas umum,” jelasnya. Lanjutnya, apabila, nantinya Perda disetujui untuk dilakukan revisi, maka bagi hewan peliharaannya, terjaring razia. Warga harus melengkapi beberapa syarat nantinya untuk mengambil hewannya. Karena, aturan saat ini yang sudah diterapkan masih dilanggar oleh warga. Padahal, hewan yang dilepas tersebut dapat membahayakan dan merugikan orang lain. “Harapan kami kedepan tidak ada lagi warga melepas liarkan ternaknya, karena denda diberlakukan cukup tinggi,” tegas dia.(rjs)
Revisi Perda Ternak, Denda Makin Besar
Selasa 29-06-2021,14:09 WIB
Reporter : Admin Radar Kaur Online
Editor : Admin Radar Kaur Online
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,07:54 WIB
Mantan Kapolri dan 2 Jenderal jadi Tersangka, Eks KPK Ikut Terseret?
Rabu 04-11-2026,08:49 WIB
Bisa Dihukum Mati, Mahfud MD Duga Penyadapan Terhadap Presiden Prabowo Berkaitan dengan Makar
Rabu 04-11-2026,15:59 WIB
Pengamat Soroti Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Singgung Ancaman Kedaulatan Negara
Rabu 04-11-2026,14:55 WIB
Apakah Gibran Ikut Disadap Listyo Cs? Ini Jawaban Istana
Rabu 04-11-2026,15:07 WIB
Prabowo Copot Listyo dari Jabatan KSP pasca Kasus Penyadapan Ilegal
Terkini
Rabu 04-11-2026,16:41 WIB
Mabes TNI Respons Perihal Pengerahan Pasukan ke Jakarta usai Listyo Tersangka
Rabu 04-11-2026,16:19 WIB
Pasca Penangkapan Eks Kapolri, 20.980 Personel TNI AL Dikerahkan Amankan Wilayah Jakarta
Rabu 04-11-2026,15:59 WIB
Pengamat Soroti Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Singgung Ancaman Kedaulatan Negara
Rabu 04-11-2026,15:07 WIB
Prabowo Copot Listyo dari Jabatan KSP pasca Kasus Penyadapan Ilegal
Rabu 04-11-2026,14:55 WIB