Ipsos 2025 Ungkap Efektivitas Fitur & Inisiatif Platform E-Commerce terhadap Daya Saing UMKM dan Brand Lokal

Jumat 18-07-2025,07:00 WIB
Reporter : Muhammad Isnaini
Editor : Muhammad Isnaini

Di antara empat  pemain, Shopee dinilai mayoritas UMKM dan brand lokal (56%) sebagai platform  paling konsisten menyediakan laman khusus lokal untuk mendorong pertumbuhan  bisnis, diikuti Tokopedia (20%), TikTok Shop (15%), dan Lazada (7%)

➢ Mayoritas responden yang memilih Shopee juga menyebut fitur Shopee Pilih Lokal yang paling dikenal dan berdampak dalam meningkatkan penjualan,  sekaligus ruang promosi yang lebih luas.

Meski pemain lain seperti  Tokopedia dan TikTok Shop (Beli Lokal), dan Lazada (Hiperlokal), juga menawarkan program serupa.

Lebih dari sekadar wadah berjualan, 57% juga memilih Shopee sebagai platform yang paling aktif menghadirkan program edukasi dan pendampingan untuk UMKM  dan brand lokal, diikuti TikTok Shop (19%), Tokopedia (18%), dan Lazada (6%).

Seperti Kampus UMKM Shopee dan Program Bimbel Shopee, yang secara konsisten menyediakan pusat edukasi bagi para pelaku usaha agar mampu tumbuh secara  mandiri dan berkelanjutan.

  • Efektivitas fitur live stream and video, & iklan 

Dari sekadar melihat produk secara pasif hingga berkembang menjadi pengalaman belanja yang lebih interaktif, imersif, dan informatif. Fitur seperti live streaming dan video singkat kini memainkan peran strategis dalam menggerakkan keputusan  pembelian.

Di tengah tren ini, Shopee kembali dianggap oleh mayoritas responden  (54%) sebagai e-commerce dengan fitur hiburan (live streaming/video pendek)  yang paling membantu penjualan, diikuti oleh TikTok Shop (29%), Tokopedia (11%),  dan Lazada (5%).  

➢ Menariknya, di antara UMKM dan brand lokal yang menggunakan fitur  interaktif Shopee, mayoritas setuju Shopee Live dan Shopee Video memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan penjualan mereka. Kehadiran fitur ini tidak hanya menjadi kanal promosi yang efektif, sekaligus  alat komunikasi yang membangun kepercayaan konsumen.

Jika fitur interaktif membangun kedekatan emosional antara penjual dan pembeli,  maka fitur iklan memungkinkan pelaku UMKM dan brand lokal menjangkau audiens lebih luas, dengan efisiensi biaya yang disesuaikan skala kebutuhan. Dalam konteks  ini, 62% responden menilai program iklan Shopee sebagai yang paling efektif dan merasakan peningkatan penjualan signifikan selama periode iklan berlangsung.

  • Pengaruh program & kampanye tematik 

Bagi pelaku usaha lokal, partisipasi kampanye berskala besar seperti Ramadan menjadi salah satu momentum besar dalam perjalanan bisnis mereka. Dengan tingginya intensitas belanja selama periode ini, para platform e-commerce pun saling adu strategi lewat kampanye tematik yang kompetitif dan menarik, seperti  Shopee Big Ramadan Sale, Ramadan Ekstra Seru di TikTok Shop dan Tokopedia,  serta Ramadan Mega Sale Lazada.

Untuk memahami sejauh mana efektivitas  masing-masing kampanye, hasil riset berikut ini mengungkapkan;

 

Brand

Tingkat Partisipasi Ramadan

Dampak Kampanye Ramadan

Shopee

94%

93%

Tiktok Shop

65%

77%

Tokopedia

54%

60%

Lazada

35%

48%

Tingginya total persentase partisipasi menunjukkan bahwa banyak UMKM & Brand  Lokal yang mengikuti lebih dari satu kampanye lintas platform secara bersamaan, memaksimalkan peluang dari berbagai kanal yang tersedia.

Namun demikian, kampanye Shopee Big Ramadan Sale menjadi yang paling banyak diikuti oleh UMKM  & brand lokal dan dinilai paling memberikan dampak nyata terhadap penjualan selama periode promosi berlangsung. 

Di sisi lain, ekspansi ke pasar global masih menjadi tantangan bagi UMKM & Brand Lokal. Keterbatasan logistik, minimnya pemahaman terhadap pasar luar negeri,  serta kurangnya pendampingan. Oleh karena itu, program ekspor yang diusung para  pemain e-commerce kini turut menjadi medan persaingan yang tak kalah mencuri  perhatian. Berdasarkan data, Shopee dianggap oleh mayoritas responden sebanyak  62%, sebagai e-commerce yang paling membantu UMKM menembus pasar global.  Diikuti pemain lainnya, Tokopedia (16%), TikTok Shop (15%), dan Lazada (6%).  Lebih dari itu, mayoritas UMKM dan brand lokal yang mengikuti program Shopee Ekspor juga menyatakan dampak positif dari inisiatif tersebut terhadap  pertumbuhan bisnis. 

Dalam lanskap e-commerce yang semakin kompetitif, “Shopee dinilai sebagai platform paling berdampak bagi pertumbuhan UMKM dan brand lokal. Keunggulan mereka tidak hanya dalam fitur dan kampanye, tetapi juga dalam membangun ekosistem yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan” Lanjut Andi

Tags : #umkm dan brand lokal #riset ipsos #platform e-commerce #pertumbuhan berkelanjutan #e-commerce indonesia
Kategori :

Terkait

Terpopuler

Terkini

Selasa 03-02-2026,19:24 WIB

Padel Court Pertama di Kota Bengkulu