Toko Emas Banyak Kena Segel Bea Cukai, Purbaya: Banyak Barang 'Spanyol'!

Senin 23-02-2026,17:50 WIB
Reporter : Muhammad Isnaini
Editor : Muhammad Isnaini

JAKARTA, RADARKAUR.DISWAY.ID - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam beberapa waktu terakhir gencar menyegel toko emas. Bahkan terbaru penyegelan terhadap Toko Bening Luxury di Pluit, Jakarta Utara setelah tiga toko milik Tiffany & Co. 

Terkait maraknya aksi penyegelan Toko Emas oleh Bea Cukai, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan alasan.

Purbaya mengatakan alasan penyegelan toko emas karena barang yang didagangkan tidak memenuhi kewajiban pembayaran bea masuk. Ia mengibaratkannya sebagai barang 'Spanyol' alias 'separuh nyolong'.

"Ya barangnya Spanyol lah, sparo nyolong, sparo nyelundup lah. Artinya ada yang 100% nggak bayar bea masuk, ada yang (bayar) 50%, ada yang 25%, nanti dilihat sama orang Bea Cukai seperti apa," kata Purbaya kepada wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026).

BACA JUGA:Bitcoin Terpukul Kenaikan Tarif Trump 15%, Meski Peluang Rebound Terbuka Lebar!

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Gratiskan 400 Lapak PKL di Pasar Panorama

Meski begitu, Purbaya mengaku belum mengetahui total kerugian negara akibat dugaan pelanggaran administrasi terhadap barang-barang yang diimpor toko perhiasan tersebut.

"Total kerugian belum saya dapat laporannya. Ke depan pasti akan kita lihat seperti apa," ucap Purbaya.

Purbaya menilai tindakan tersebut sama saja seperti menghina pemerintah karena dijual secara terang-terangan dengan harga produk yang mahal. Oleh karena itu, ia memastikan akan menindak seluruh aktivitas ekonomi ilegal.

"Kalau kata orang-orang itu, orang-orang lapangan, sudah nyolong, habis itu jualnya depan kita gagah-gagahan, kan seperti menghina pemerintah. Kalau sudah nyolong, jualnya gelap-gelap saja gitu, biar nggak ketahuan. Harusnya juga nggak boleh kan? Kita akan kejar pokoknya. Jadi kita akan tetap secure domestic market dari barang-barang ilegal," tegas Purbaya.

BACA JUGA:Peringatan Dini BMKG : Potensi Petir di 7 Wilayah Bengkulu

BACA JUGA:Gubernur Bengkulu Alokasikan 36 Miliar, Jalan Tj Iman-Muara Sahung dan Tj Kemuning-Lk Kule Diperbaiki!

Diberitakan bahwa toko perhiasan Tiffany & Co di Plaza Senayan, Plaza Indonesia dan Pasific Place disegel DJBC Kantor Wilayah (Kanwil) Jakarta pada Rabu (11/2). 

Penyegelan kembali dilakukan pada Jumat (20/2) terhadap Toko Bening Luxury di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kategori :