Rute Penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Timur Tengah Dibatalkan

Minggu 01-03-2026,06:14 WIB
Reporter : Candra Pratama (Disway)
Editor : Muhammad Isnaini

TANGERANG, RADARKAUR.DISWAY.ID -- Rute penerbangan ke Timur Tengah dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) dibatalkan, imbas adanya penutupan wilayah udara di wilayah Timur Tengah.

Hal tersebut dikonfirmasi Pgs. Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Aziz Fahmi Harahap, Sabtu, 28 Februari 2026.

"Sehubungan dengan adanya penutupan wilayah udara (airspace closed) di sejumlah wilayah Timur Tengah, terdapat beberapa penerbangan rute Timur Tengah yang mengalami pembatalan keberangkatan," ujar Aziz.

Aziz mengemukakan, penerbangan yang terdampak antara lain oleh yaitu Etihad Airways (EY472  tujuan Abu Dhabi), Qatar Airways (QR954 tujuan Doha), Qatar Airways (QR957 tujuan Doha), Emirates (EK357 tujuan Dubai).

Kemudian Etihad Airways (EY475 tujuan Abu Dhabi), Garuda Indonesia (GA900 tujuan Doha), serta Etihad Airways (EY473 tujuan Abu Dhabi).

BACA JUGA:Garuda Indonesia hingga Etihad Airways Batalkan Penerbangan dari Soetta ke Timur Tengah

BACA JUGA:BREAKING NEWS: PERANG DIMULAI, Gabungan Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran

"Untuk penerbangan kedatangan, tercatat penerbangan Etihad Airways EY 472 rute Abu Dhabi–Jakarta dan Qatar Airways QR 954 rute Doha–Jakarta berstatus cancel," jelasnya.

Aziz menjelaskan, penanganan terhadap penumpang terdampak dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku. 

"Termasuk proses pembatalan dokumen perjalanan di area imigrasi serta koordinasi dengan maskapai terkait untuk pengaturan akomodasi dan penjadwalan ulang penerbangan," imbuhnya.

Meski begitu, secara umum operasional penerbangan di Bandara Soetta khususnya untuk rute internasional, hingga saat ini tetap berlangsung dengan aman dan lancar sesuai prosedur operasional yang berlaku.

"Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta bersama seluruh pemangku kepentingan terus memastikan bahwa seluruh aktivitas pelayanan kepada pengguna jasa berjalan optimal, baik pada proses keberangkatan maupun kedatangan penumpang," tuturnya.

BACA JUGA:Terbukti Pasif, Kades dan Camat se-Kabupaten Kaur Disinyalir Tak Dukung Penegakan Perda Hewan Ternak

BACA JUGA:Jadwal Imsakiyah Kabupaten Kaur, Sabtu 28 Februari 2026, serta Niat Puasa dan Doa Saat Berbuka

Kordinasi intensif pun dilakukan dengan maskapai penerbangan, otoritas bandara, serta instansi terkait lainnya guna mengantisipasi berbagai kemungkinan dinamika operasional.

Kategori :