Kaur, RADARKAUR.DISWAY.ID — Semangat kebersamaan dan energi baru begitu terasa di lingkungan MTs Negeri 4 Kaur usai libur panjang Hari Raya Idulfitri. Seluruh warga madrasah kompak menggelar aksi gotong royong membersihkan kelas dan lingkungan sekolah sebagai langkah awal menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif, Rabu 1 April 2026.
Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa dari berbagai jenjang kelas yang bekerja sama dengan penuh antusias. Tidak hanya itu, para guru dan pimpinan madrasah pun turut turun langsung ke lapangan, memberikan arahan sekaligus menjadi teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Kepala MTs Negeri 4 Kaur, Haryanto, S.Pd., M.Pd., bersama Kepala Tata Usaha, Kumratulaini, S.IP., tampak aktif memantau jalannya kegiatan. Mereka berkeliling memastikan setiap sudut sekolah tersentuh aksi bersih-bersih.
Berbagai aktivitas dilakukan dalam kegiatan ini, mulai dari menyapu dan mengepel lantai kelas yang berdebu, membersihkan kaca jendela, hingga menata kembali taman sekolah agar terlihat lebih asri dan indah. Suasana penuh keakraban dan kerja sama pun terlihat jelas, mencerminkan kekompakan seluruh warga madrasah.
BACA JUGA:Alarm Bahaya dari Kasus Amsal Sitepu bagi Industri Kreatif saat Kreativitas dihargai Nol
BACA JUGA:Polres Kaur Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Bawah Umur
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Madrasah Haryanto menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga sebagai upaya membangun karakter siswa.
“Kegiatan gotong royong ini bukan hanya untuk membersihkan lingkungan, tetapi juga untuk menanamkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap, setelah libur panjang, seluruh siswa dapat kembali belajar dengan semangat baru dalam suasana yang bersih dan nyaman,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa lingkungan yang bersih dan tertata rapi akan sangat berpengaruh terhadap kenyamanan serta konsentrasi belajar siswa di kelas.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, MTs Negeri 4 Kaur berharap dapat terus menumbuhkan budaya hidup bersih serta mempererat kebersamaan antarwarga madrasah. Aksi sederhana ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong tetap hidup dan menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan.