JAKARTA, RADARKAUR.DISWAY.ID - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) membeberkan bahwa skema pembayaran gaji 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) melalui PT Agrinas Pangan Nusantara.
Namun, ia menyebut sumber dana finalnya masih disiapkan pemerintah. Sementara itu, status para pelamar yang lolos proses seleksi akan menjadi pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Nusantara selama dua tahun.
Setelah dua tahun itu, statusnya berubah menjadi petugas koperasi.
"Jadi dua tahun di Agrinas setelah itu akan menjadi petugas koperasi sementara skema gaji nanti akan disampaikan ke keuangan pada saatnya dan nanti itu kan karena Agrinas Pangan yang akan membayar tapi uangnya dari mana tentu nanti akan skema berikutnya akan kita jelaskan," kata Zulhas dalam konferensi pers di Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin, 4 Mei 2026.
BACA JUGA:Minta Presiden Prabowo Hapus Cluster Guru, Komisi X DPR RI Inginnya Begini
BACA JUGA:PTPP Garap Proyek Sekolah Rakyat Senilai Rp501,99 Miliar
Zulhas mengungkapkan bahwa antusiasme tersebut melampaui ekspektasi pemerintah sejak pendaftaran dibuka pada 15 April hingga ditutup pada 25 April 2026.
“Pelamar yang menyampaikan kelengkapan administrasi sebanyak 487.819 orang, dan yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi sebanyak 483.648 orang,” ujar Zulhas.
Saat ini, proses seleksi telah memasuki tahap tes kompetensi yang berlangsung pada 3 hingga 12 Mei 2026. Tes tersebut menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang digelar di 72 titik lokasi di seluruh Indonesia.
"Para pelamar diberikan kemudahan untuk memilih titik lokasi yang terdekat dengan domisili masing-masing," imbuhnya.
BACA JUGA:Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bengkulu Capai 55 Persen, Juni Ditarget Rampung
BACA JUGA:89 Desa di Kabupaten Kaur jadi Lokus KKN Tematik UGM dan UNIB, Ini Lokasinya
"Jadi tes ini sudah terbukti ya, PNS semua pakai ini ya. jadi ini sudah terbukti saudara-saudara, CPNS semua pakai sistem ini CAT ini jadi tidak perlu diragukan karena semua ASN pun pakai sistem ini," sambungnya.
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menjelaskan tes CAT BKN ini adalah sistem yang sudah teruji.
"Rangkaian tes selanjutnya adalah seleksi kompetensi tambahan meliputi tes mental, mental ideologi, pemeriksaan kesehatan yang akan berlangsung dari tanggal 20 hingga 31 Mei 2026. Pengumuman hasil tes akhir dijadwalkan 7 Juni 2026 yang akan dilanjutkan dengan pelatihan dasar kemiliteran komponen cadangan (komcad) dan pelatihan manajerial dan kompetensi bidang," jelasnya.