Menuju POPDA 2026, Kabupaten Kaur Persiapkan Atlet 3 Cabang Olahraga
Kepala Dispora Kabupaten Kaur, Hazairin, S.Pd--ilustrasi
KAUR, RADARKAUR.DISWAY.ID – Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) resmi memulai langkah strategis guna menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2026. Tahapan seleksi atlet dijadwalkan bakal bergulir pada Mei mendatang untuk menjaring talenta terbaik daerah.
Pada perhelatan kali ini, Kabupaten Kaur memastikan akan mengirimkan delegasi untuk bertarung di tiga cabang olahraga (cabor) utama, yakni sepak bola, bola voli, dan sepak takraw.
Kepala Dispora Kabupaten Kaur, Hazairin, S.Pd., menjelaskan bahwa meskipun persiapan internal telah dimatangkan, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait jadwal definitif pelaksanaan.
“Saat ini kami masih dalam tahap persiapan awal sembari menunggu hasil rapat dari pihak provinsi untuk penetapan hari dan tanggal pastinya,” ujar Hazairin saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (20/2/2026).
BACA JUGA:Pemda Kabupaten Kaur Tegaskan Stabilitas Harga Saat Ramadan 1447 H
BACA JUGA:Bupati Kaur Terima LHP Semester II dari BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu
Fokus pada Penguatan Mental dan Fisik
Hazairin menekankan bahwa proses seleksi tahun ini tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis atau skill individu semata.
Penguatan mental bertanding menjadi prioritas utama agar para atlet pelajar mampu meredam tekanan di arena kompetisi tingkat provinsi.
“Kami sedang mematangkan segalanya, baik dari segi fisik maupun mental. Harapannya, atlet yang diutus nanti bukan sekadar berpartisipasi, tetapi mampu memberikan performa terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Bumi Sease Seijean,” tegasnya.
Absen di Cabor Basket
Terkait komposisi cabor, Kabupaten Kaur sedianya diproyeksikan mengikuti empat cabang olahraga oleh Dispora Provinsi Bengkulu.
Namun, karena belum adanya kepengurusan definitif pada cabang bola basket di tingkat kabupaten, Kaur memutuskan untuk fokus maksimal pada tiga cabang yang tersedia.
“Berhubung cabor basket belum memiliki kepengurusan definitif, maka kami fokus mengoptimalkan persiapan di tiga cabor lainnya. Kami ingin memastikan delegasi yang dikirim benar-benar siap secara organisasi dan teknis,” pungkas Hazairin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
