Baru Satu Desa Rampung Administrasi BUMDes

Baru Satu Desa Rampung Administrasi BUMDes

Desa Pajar Bulan menjadi satu-satunya desa di Kecamatan Kaur Tengah yang resmi membentuk BUMDes, Kamis (19/1).--

KAUR, RADARKAUR.CO.ID - Adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dapat didanai melalui anggaran Dana Desa (DD) diyakini menjadi ujung tombak peningkatan perekonomian desa.

Dimana keuntungan usaha yang dikelola, menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes).

Sejak dikeluarkannya petunjuk regulasi sejak tahun 2015. Seperti Peraturan Menteri Desa- Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Permendes-PDTT) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan, dan Pengelolaan, dan pembubaran BUMDes.

Hingga tahun 2023 masih ada beberapa desa di Kabupaten Kaur belum mendirikan. Apalagi memanfaatkannya dalam upaya meningkatkan taraf perekonomian desa.

BACA JUGA:Ulak Lebar, Desa Binaan TP-PKK 2023

BACA JUGA:Iconnet Masuk, Warga Tak Sabar Ingin Pasang

Seperti di Kecamatan Kaur Tengah. Dari 8 desa didalamnya baru empat desa melakukan pembentukan. Yakni Desa Pajar Bulan, Desa Padang Hangat, Desa Penyandingan, dan Desa Sinar Jaya.

Pendamping Desa (PD) Kecamatan Kaur Tengah, Ekki Mairika, ST mengatakan, dari keempat desa tersebut. Baru Desa Pajar Bulan yang menyelesaikan kepengurusan administrasi.

Seperti penguatan badan hukum dengan adanya Surat Keputusan (SK) Kementerian Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

"Untuk yang telah rampung itu baru Desa Pajar Bulan dengan BUMDes Karang Nyerbu. Sedang tiga lain masih dalam tahap kepengurusan," ujar Ekki Mairika, Kamis (19/1).

BACA JUGA:Terbaru! Cek Data KK di DTKS Calon Penerima Bansos 2023, Pemerintah Sudah Tetapkan 117 juta jiwa

BACA JUGA:BUKAN TUYUL! Saldo DANA gratis Rp1 juta Cair Hanya Semalam Lewat Ini...

Lanjutnya, Pandemi Covid-19 yang memanas sejak tahun 2020 hingga tahun 2022. Menjadi salah satu kendala dalam pengembangan BUMDes di Kecamatan Kaur Tengah.

Hal tersebut lantaran terjadinya pengalihan anggaran DD. Dalam penanggulangan gangguan kesehatan lantaran terpapar virus Corona itu.

"Sebelumnya Desa Sinar Jaya telah memprogramkan pengembangan BUMDes dengan mengalokasikan DD tahun 2022. Namun karena regulasi yang ada. Seperti realisasi BLT-DD minimal 40 persen. Itu belum bisa dilakukan," pungkasnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli (TA) Kemendes-PDTT Kabupaten Kaur, Ir.Welman pada RKa mengatakan, selain memiliki peran meningkatkan PADes.

BACA JUGA:Peruntungan Shio 20 Januari 2023: Shio Anjing Target Kena Panah! Kelinci Hindari si Muka Dua

BACA JUGA:Alasan Orang Cerdas Cenderung Enggan Bersosialisasi, Anti Sosial atau ...?

Adanya BUMDes juga memiliki dampak positif lain. Seperti mewadahi program-program bantuan pemerintah, menjaga aset-aset program yang ada serta menjaga aset desa itu sendiri.

"Regulasi DD kan sudah beda dengan tahun lalu. Karenanya tak ada salahnya mulai memprogramkan BUMDes. Bila dikelola maksimal inilah yang akan meningkatkan taraf perekonomian desa. Banyak desa di Pulau Jawa telah mewujudkannya," ujar Welman.

"Harus tanamkan keyakinan. Kalau mereka di sana bisa. Kenapa kita disini tidak bisa," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: