Apa Minuman dan Pantangan Bagi Penderita Saraf Kejepit?
Saraf kejepit sebaiknya minum apa kadang menjadi pertanyaan bagi penderita saraf kejepit. Baik yang mengalami saraf kejepit di pinggang, atau saraf leher kejepit, dan mungkin saraf kejepit bokong. --ilustrasi
Yang tak kalah penting. Perbaiki postur tubuh, terutama saat duduk dan tidur, untuk mengurangi tekanan pada saraf. Dan jangan mengangkat/mendorong/menarik benda berat dengan postur tubuh yang salah.
Konsumsi obat pereda nyeri atau antiradang sesuai rekomendasi dokter juga bisa membantu meredakan rasa nyeri saraf kejepit.
Bila tidak ada perbaikan, mungkin dokter akan menyarankan tindakan endoskopi saraf kejepit (endoskopi BESS). Tindakan operasi tulang belakang tanpa sayatan besar ini dapat menghilangkan tonjolan yang menjepit saraf pinggang. Sehingga gejala terkait saraf kejepit bokong, saraf pinggang kejepit dan saraf kejepit leher menjadi berkurang atau bisa hilang.
Kini ada beberapa prosedur modern tanpa sayatan atau sayatan kecil saja, seperti Endoskopi hnp BESS (Biportal Endoscopic Spine Surgery) atau laser saraf kejepit PLDD (Percutaneous Laser Disc Decompression) mungkin juga menjadi pilihan tergantung pada kasusnya.
Laser saraf kejepit PLDD ini dapat membuat ukuran bantalan tulang belakang yang mulai bengkak, kembali mengecil. Sinar laser akan menyerap cairan yang berlebihan. Jika bantalan sudah kembali mengecil, maka mengurangi risiko menjepit saraf tulang belakang.
Ingat, penyebab nyeri saraf kejepit adalah bantalan tulang belakang yang menonjol dan menekan saraf. Nah cara ampuh menyembuhkan gejala akibat jepitan ini, dokter akan mengangkat tonjolan tersebut. Sehingga saraf tidak lagi terjepit.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
