Presiden Prabowo Batal Hadir di Menit Akhir, HPN 2026 Banten Tetap Meriah

Presiden Prabowo Batal Hadir di Menit Akhir, HPN 2026 Banten Tetap Meriah

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto batal menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026--Radarkaur

SERANG, RADARKAUR.DISWAY.IDPresiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto batal menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Pendopo Masjid Al-Bantani Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, 9 Februari 226.

Pembatalan terjadi di menit-menit akhir pelaksanaan acara dan menjadikan ini tahun kedua berturut-turut Presiden Prabowo tidak hadir dalam peringatan Hari Pers Nasional, yakni pada 2025 dan 2026.

Pada HPN tahun ini, ketidakhadiran Presiden Prabowo diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Ia hadir menyampaikan sambutan pemerintah pusat pada acara puncak.

Namun demikian, tidak disampaikan penjelasan spesifik terkait alasan pembatalan kehadiran Presiden. 

BACA JUGA:Jamuan Gala Dinner bersama Peserta HPN 2026, Gubernur Banten Andra Soni : Peran Pers Sangat Strategis

BACA JUGA:Jamuan Gala Dinner bersama Peserta HPN 2026, Gubernur Banten Andra Soni : Peran Pers Sangat Strategis

Informasi yang beredar hanya menyebutkan bahwa Presiden batal hadir dan menunjuk Menko PMK sebagai perwakilan karena ada acara mendadak di Jakarta.

Meski Presiden RI Prabowo Subianto batal hadir, ribuan peserta tetap memadati lokasi acara.

Panitia mencatat sekitar 2.500 orang mengikuti puncak peringatan HPN 2026 Banten. 

Rangkaian kegiatan digelar sejak beberapa hari sebelumnya oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Sejumlah agenda sosial menjadi sorotan, seperti bakti sosial, pembagian 3.000 paket sembako, serta Gerakan Banten Asri sebagai bagian dari implementasi Gerakan Nasional Indonesia Asri yang berfokus pada kepedulian lingkungan dan penanganan sampah.

BACA JUGA:Menkomdigi Meutya Hafid di HPN Banten : Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma

BACA JUGA:Pers yang Merdeka, Algoritma yang Menundukkan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: