Tips Puasa Sehat ala Dokter Gizi, Jaga Lambung dan Energi Tetap Stabil Seharian

Tips Puasa Sehat ala Dokter Gizi, Jaga Lambung dan Energi Tetap Stabil Seharian

Dokter spesialis gizi klinik dari Eka Hospital MT Haryono, Gabriela Widyakarin membagikan tips puasa sehat. Langkah pertama yang paling penting adalah tidak melewatkan sahur.--ilustrasi

JAKARTA, RADARKAUR.DISWAY.ID - Pada hari pertama puasa, tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan perubahan pola makan dan jam biologis. Jika tidak dipersiapkan dengan baik, sebagian orang bisa mengalami keluhan seperti lemas, pusing, maag, hingga asam lambung naik. Karena itu, pengaturan menu dan kebiasaan makan menjadi kunci agar ibadah tetap lancar sekaligus tubuh tetap bugar.

Dokter spesialis gizi klinik dari Eka Hospital MT Haryono, Gabriela Widyakarin dilansir dari disway.id membagikan tips puasa sehat. Langkah pertama yang paling penting adalah tidak melewatkan sahur.

Sahur sendiri berfungsi sebagai bahan bakar utama selama berpuasa. Melewatkannya dapat memicu gula darah turun drastis dan meningkatkan risiko gangguan lambung.

Gabriela juga menyarankan untuk menghindari makanan terlalu pedas, asam, bersantan, kopi, maupun teh saat perut kosong karena bisa merangsang produksi asam lambung.

BACA JUGA:Tips Olahraga Aman Saat Puasa agar Tubuh Tetap Bugar, Pilih Waktu dan Jenis Olahraganya

BACA JUGA:7 Takjil Unik Khas Palembang, Kudapan Tempo Dulu Yang Patut Dilestarikan

Saat berbuka, sebaiknya mulai dengan porsi kecil dan makan secara bertahap agar sistem pencernaan tidak kaget.

"Saat sahur, pilih kombinasi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, atau oatmeal dengan protein dari telur, ayam, ikan, maupun kacang-kacangan," ujar dia, di Jakarta, Sabtu, 21 Februari 2026.

Menu ini membantu rasa kenyang bertahan lebih lama dan menjaga energi stabil. Tambahkan sayur dan buah sebagai sumber serat, serta minum minimal dua gelas air putih untuk mencegah dehidrasi.

Selama Ramadan, batasi makanan ultra-proses, tinggi gula, garam, dan lemak jenuh karena dapat memicu lonjakan gula darah serta rasa haus berlebih. Sebaliknya, utamakan makanan segar dan bergizi seimbang.

BACA JUGA:Gubenur Helmi Hasan Sampaikan Kabar Infrastruktur dan DBH saat Safari Ramadan di Kaur

BACA JUGA:Safari Ramadan di Maje, Bupati Kaur Gusril Pausi : 2026 Ini Jalan Tanjung Agung dan Sinar Mulya Diperbaiki!!

Selanjutnya, Olahraga tetap dianjurkan dengan intensitas ringan hingga sedang, seperti jalan santai atau stretching.

Waktu terbaik adalah sebelum sahur, satu jam sebelum berbuka, atau satu hingga dua jam setelah berbuka.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: