TNI Perkuat Teritorial dan Infrastruktur di Lampung–Bengkulu

TNI Perkuat Teritorial dan Infrastruktur di Lampung–Bengkulu

Pangdam Raden Inten, Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, mengatakan sejumlah satuan teritorial kini telah ditempatkan di berbagai kabupaten di Provinsi Lampung dan Bengkulu. --ilustrasi

Lampung, RADARKAUR.DISWAY.ID – Pangdam XXI/Radin Inten, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, menyebut penyebaran satuan teritorial di Lampung dan Bengkulu terus berjalan, meski pembangunan markas dan asrama belum sepenuhnya rampung. 

Di saat bersamaan, TNI mulai membangun 28 jembatan perintis untuk mempercepat konektivitas antarwilayah.

Pangdam Raden Inten, Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, mengatakan sejumlah satuan teritorial kini telah ditempatkan di berbagai kabupaten di Provinsi Lampung dan Bengkulu. 

Penyebaran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat fungsi pembinaan wilayah sekaligus mendukung stabilitas keamanan.

BACA JUGA:Polairud Gerebek Rumah, 47 Ribu Baby Lobster Ilegal Disita, 5 Pelaku Diamankan

BACA JUGA:PN Jaksel Gugurkan Status Tersangka Sekjen DPR RI

Di Lampung Tengah, satuan ditempatkan di Seputih Mataram. Sementara di Way Kanan berada di Way Tuba. Adapun di Lampung Timur, prajurit tersebar di Labuhan Ratu dan Braja Sakti. 

Untuk wilayah Tanggamus, satuan berada di Pandu dan Baron Sakti, sedangkan di Pesisir Barat ditempatkan di Ngambur dan Rajabasa Sakti.

Selain itu, markas brigade telah berdiri di Kotabumi. Di Provinsi Bengkulu, penempatan satuan dilakukan di Seluma dan Bengkulu Utara.

Namun, Kristomei mengakui pembangunan markas permanen di sejumlah wilayah masih dalam proses. 

BACA JUGA:Jejak Karier Cemerlang Dr. Pofrizal, Dari Kejari Kaur ke Kejati Riau

BACA JUGA:Penerima PKH jadi Anggota Kopdes Merah Putih, Kemensos Siapkan Skema Iuran

Di Way Kanan, pembangunan kantor di Way Tuba telah mencapai 100 persen, tetapi fasilitas perumahan prajurit belum sepenuhnya tersedia.

Di beberapa daerah lain, prajurit masih menempati markas sementara. Di Lampung Timur, misalnya, prajurit berada di Desa Rajabasa Lama. Sementara di Tanggamus, mereka menempati fasilitas di Kota Agung.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: