Melihat Progres Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda oleh Koramil 408-03/Kaur Tengah

Melihat Progres Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda oleh Koramil 408-03/Kaur Tengah

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang diinisiasi oleh Koramil 408-03/Kaur Tengah Kodim 0408/BS terus menunjukkan progres positif. --kodim BS/Kaur

KAUR, RADARKAUR.DISWAY.ID - Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang diinisiasi oleh Koramil 408-03/Kaur Tengah Kodim 0408/BS-Kaur terus menunjukkan progres positif. Proyek yang berlokasi di Desa Cahaya Batin, Kecamatan Semidang Gumay Kabupaten Kaur ini merupakan kolaborasi intensif antara personel TNI dan warga setempat guna meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Saat ini, pengerjaan telah memasuki tahap teknis yang krusial. Satgas jembatan gantung bersama masyarakat sedang fokus melakukan pemboran besi UNP untuk bagian gelagar. Langkah ini dilakukan dengan ketelitian tinggi demi menjamin kekuatan struktur utama jembatan saat mulai dioperasikan nantinya.

Selain pemboran besi, tim di lapangan juga sedang merampungkan pemasangan angkur batangan bawah dan pembuatan tapak pondasi. Seluruh rangkaian pengerjaan fisik ini dipantau secara ketat agar tetap mengacu pada standar keamanan infrastruktur yang telah ditentukan.

Danramil 408-03/KT, Kapten Inf Agus Gunadi, menjelaskan bahwa pengerjaan dilanjutkan dengan proses pengecoran pondasi. Beliau menegaskan bahwa sejauh ini progres fisik berjalan sangat optimal dan masih berada dalam koridor jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya oleh tim teknis.

BACA JUGA:Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja

BACA JUGA:Polres Kaur Raih Penghargaan Kapolda Bengkulu terkait Operasi Keselamatan Nala 2026

Menurut Kapten Agus, pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek infrastruktur fisik semata, melainkan wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat. Kehadiran jembatan ini bertujuan untuk memberikan akses transportasi yang lebih aman dan layak bagi masyarakat yang selama ini menghadapi kendala penyeberangan.

“Sinergi antara personel TNI, teknisi, dan warga desa menjadi mesin penggerak utama dalam percepatan pembangunan ini. Semangat gotong royong yang tinggi di lapangan terbukti mampu mengatasi berbagai tantangan teknis sehingga pengerjaan tidak mengalami kendala yang berarti,” ujarnya.

Pihak TNI berharap, setelah rampung nanti, Jembatan Gantung Perintis Garuda dapat menjadi urat nadi baru yang mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial. Jembatan ini diharapkan segera dapat digunakan sebagai akses penghubung yang representatif bagi masyarakat di pelosok Kabupaten Kaur.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait