PSSI Godok Sistem Baru Piala Presiden, Erick Thohir: Tunggu 2–3 Bulan Lagi

PSSI Godok Sistem Baru Piala Presiden, Erick Thohir: Tunggu 2–3 Bulan Lagi

Ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir memastikan bahwa kejuaraan Piala Presiden akan kembali bergulir.--ilustrasi

JAKARTA, RADARKAUR.DISWAY.ID - Ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir memastikan bahwa kejuaraan Piala Presiden akan kembali bergulir.

Namun, Erick Thohir menyampaikan bahwa federasi harus melakukan proses penggodokan terhadap sistem kompetisi Piala Presiden. Piala Presiden sendiri menjadi ajang ke delapan yang akan digulirkan dengan mempertemukan lawan dari negara lain.

"Piala Presiden kedelapan ini sedang kami godok. Nanti seperti apa, akan kami diskusikan karena masih ada waktu dua hingga tiga bulan ke depan," jelas Erick Thohir di Jakarta.

Penggodokan dilakukan federasi untuk menyesuaikan agenda kalender FIFA dan melakukan evaluasi terdahap fotmat turnamen.

BACA JUGA:Kelebihan John Herdman Dibanding Patrick Kluivert, Ini Kata Pengamat Sepak Bola

BACA JUGA:Indonesia-Prancis Luncurkan Next Goal untuk Sepak Bola Putri

Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) meminta dukungannya terhadap pemerintah pusat agar terus mendorong perkembangan sepak bola nasional.

Hal tersebut dikarenakan perkembangan sepak bola bukan hanya tanggung jawab PSSI.Namun, sejumlah stake holder dinilai menjadi penopang atas pembangunan Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

"Kami ingin semua gubernur, bupati, dan wali kota ikut berkontribusi supaya sepak bola terus bergelora. Ini bukan hanya tanggung jawab PSSI atau pemerintah pusat, tetapi juga pemerintah daerah," terangnya.

Disisi lain, dukungan pemerintah juga berdampak pada keikutsertaan tim luar negeri pada ajang Piala Presiden mendatang.Sebab, kompleksitas jadwal sepakbola internasional menjadi salah satu pertimbangan utama.

BACA JUGA:Rekor Kandang Mentereng Barcelona Atas Atletico

BACA JUGA:PSG On Fire, Liverpool Diuji Ketangguhan Menara Eiffel di Paris

"Belum tahu, karena tahun ini cukup kompleks. Ada agenda besar seperti Piala Dunia dan jadwal klub yang padat. Jadi ini juga menjadi pertimbangan," pungkas Erick.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: