BENGKULU SELATAN (BS) – Mengantisifasi beras luar daerah masuk ke Kabupaten Bengkulu Selatan (BS). Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten BS akan melakukan pendataan di setiap pasar tradisional di Kabupaten BS. Bahkan, mereka akan menurunkan tim untuk melakukan pengecekan di setiap pasar tradisional di BS. Kepala Dinas Ketahanan Pangan BS, Iskandar Az mengatakan, untuk mencegah masuknya beras luar daerah di Kabupaten BS mereka dalam waktu dekat ini akan melakukan pengecekan di pasar tradisional. Terlebih lagi, ada isu beras negara luar seperti beras thailand sudah masuk ke Indonesia. Maka, pengecekan beras ini harus memang diperhatikan. “Masyarakat kita ini mengkonsumsi beras Kedurang dan beras Seginim. Karena, beras lokal kita ini kualitasnya sangat bagus sedangkan beras luar daerah kualitasnya belum diketahui dengan jelas,” ungkapnya, Minggu (24/01). Lanjutnya, selain kualitasnya bagus beras lokal Kabupaten BS ini harganya cukup terjangkau oleh masyarakat BS satu kulaknya sebesar Rp 9.000. Demi mempertahankan ekonomi masyarakat BS dan menjaga nama baik nama beras lokal. Mereka, berharap kepada masyarakat apabila, melihat besar luar daerah maka dapat menghubungi pihaknya. “Bukannya melarang beras luar daerah masuk ke BS namun, kita harus cek terlebih dahulu keadaan berasnya. Karena, mempertahankan beras lokal ini keuntungannya untuk masyarakat juga,” tegas dia.(rjs)
Turunkan Tim, Razia Beras Luar Daerah
Senin 25-01-2021,14:44 WIB
Reporter : Admin Radar Kaur Online
Editor : Admin Radar Kaur Online
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 28-06-2026,13:04 WIB
Safari Politik Jokowi Dinilai Berpotensi Menambah Tekanan terhadap Ekonomi Nasional
Minggu 28-06-2026,13:14 WIB
Kapolres Kaur Kunjungi Keluarga Korban yang Meninggal Dianiaya, Janji Usut Tuntas sesuai Hukum
Minggu 28-06-2026,20:15 WIB
Koalisi Masyarakat Sipil: Profesionalisme Pengelola Koperasi Dibangun Lewat Tata Kelola, Bukan Latihan Militer
Minggu 28-06-2026,20:02 WIB
Ini Daftar Tim di 32 Besar Piala Dunia 2026: 2 Negara Wakil Asia
Minggu 28-06-2026,20:07 WIB
'Blok Maut' dan Prospek Final Impian di Babak 32 Besar Piala Dunia
Terkini
Minggu 28-06-2026,20:15 WIB
Koalisi Masyarakat Sipil: Profesionalisme Pengelola Koperasi Dibangun Lewat Tata Kelola, Bukan Latihan Militer
Minggu 28-06-2026,20:07 WIB
'Blok Maut' dan Prospek Final Impian di Babak 32 Besar Piala Dunia
Minggu 28-06-2026,20:02 WIB
Ini Daftar Tim di 32 Besar Piala Dunia 2026: 2 Negara Wakil Asia
Minggu 28-06-2026,13:14 WIB
Kapolres Kaur Kunjungi Keluarga Korban yang Meninggal Dianiaya, Janji Usut Tuntas sesuai Hukum
Minggu 28-06-2026,13:04 WIB