NASAL – Jalan usaha tani (JUT) memang saat ini masih banyak dibutuhkan oleh desa di Kecamatan Nasal. Sebab pembangunan JUT kini tidak bisa dibiayai Dana Desa (DD). Sebab DD mulai 2020 lalu sampai 2021 ini banyak diserap bantuan langsung tunai (BLT) dan Posko Covid-19. Sehingga perlu menjadi perhatian Pemda Kaur melalui Dinas Pertanian. Supaya untuk menganggarkan pembangunan JUT. Karena dengan JUT akan ada peningkatan ekonomi masyarakat. “Memang rerata desa di perbukitan membutuhkan JUT. Sementara DD mereka banyak terserap dengan kegiatan yang telah ditentukan dari Kementerian Dalam Negeri. Sehingga selama dua tahun ini pembukaan jalan baru tidak bisa dilakukan,” sebut Camat Nasal Sirajudin Aksah, M.TPd. Selain itu ada lagi menjadi kendala pemerintahan desa, katanya, dengan adanya aturan bahwa harus padat karya murni. Kegiatan fisik harus 50 persen harus menggunakan tenaga kerja. Kondisi ini juga menjadi kendala bagi pemerintahan desa. Semoga saja kondisi inilah akan menjadi pertimbangan untuk ke depan di Nasal dianggarkan JUT. “Jika ada JUT akan bisa memangkas ongkos pengangkutan hasil usaha masyarakat. Dengan demikian akan bisa membuat penghasilan masyarakat meningkat,” sebutnya. (mrn)
JUT Masih Banyak Dibutuhkan Warga
Rabu 24-03-2021,10:57 WIB
Reporter : Admin Radar Kaur Online
Editor : Admin Radar Kaur Online
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 07-07-2026,18:52 WIB
Proyek Pembangkit Mikro Hidro di Kaur Tarik Investasi Rp6 triliun
Selasa 07-07-2026,19:14 WIB
10 Bakal Calon Ketua PWI Provinsi Bengkulu Ambil Formulir, Syarat Dukungan 20 persen
Selasa 07-07-2026,18:43 WIB
Penurunan PMI Manufaktur Jadi Alarm Melemahnya Industri Nasional
Selasa 07-07-2026,18:48 WIB
Spanyol Tampil Perkasa di Piala Dunia 2026, Tembus Babak 8 Besar tanpa Kebobolan Satu Gol Pun!
Terkini
Selasa 07-07-2026,19:14 WIB
10 Bakal Calon Ketua PWI Provinsi Bengkulu Ambil Formulir, Syarat Dukungan 20 persen
Selasa 07-07-2026,18:52 WIB
Proyek Pembangkit Mikro Hidro di Kaur Tarik Investasi Rp6 triliun
Selasa 07-07-2026,18:48 WIB
Spanyol Tampil Perkasa di Piala Dunia 2026, Tembus Babak 8 Besar tanpa Kebobolan Satu Gol Pun!
Selasa 07-07-2026,18:43 WIB
Penurunan PMI Manufaktur Jadi Alarm Melemahnya Industri Nasional
Senin 06-07-2026,19:34 WIB