Mitos Asal Usul Salatiga, Kisah Adipati Pandanarang dan Sunan Kalijaga

Kamis 27-07-2023,19:14 WIB
Editor : Muhammad Isnaini

Ada emas permata di dalam tanah istana.

Kemudian tiba-tiba Tukang Rumput berubah wujud menjadi Sunan Kalijaga, seorang pemimpin agama yang dihormati bahkan oleh raja-raja.

BACA JUGA:Non KUR, Pinjol BRI Modal KTP tanpa Agunan, Cair hingga Rp25 juta Angsuran Rp100 ribuan

Maka Pandanarang segera bersujud menyembah dan memohon ampun atas kekhilafannya.

Sunan Kalijaga memaafkannya dengan syarat Ki Ageng dan istri harus meninggalkan seluruh hartanya dan mengikuti Sunan Kalijaga pergi mengembara.

Namun, istri bupati melanggar, ia membawa emas dan berlian dan memasukkannya ke dalam tongkat.

Di tengah perjalanan mereka dicegat sekawanan perampok.

BACA JUGA:PMJB Pagelaran Minggu Kliwonan, Tampilkan Kuda Kepang di Lapangan Merdeka

Sunan Kalijaga menyuruh perampok itu untuk mengambil harta yang dibawa istri bupati.

Para perampok pun pergi membawa tongkat yang berisi emas dan berlian.

Setelah perampok itu pergi Sunan Kalijaga berkata: "Aku akan menamakan tempat ini Salatiga karena kalian telah membuat tiga kesalahan".

"Pertama, kalian sangat kikir. Kedua kalian sombong. Ketiga kalian telah menyengsarakan rakyat. Semoga tempat ini menjadi tempat yang baik dan ramai nantinya."

BACA JUGA:Mengenal Neng Sarti, Eksotisme Gadis Suku Baduy di Banten, Miliki Kecantikan Alami

Ada beberapa sumber yang dijadikan dasar untuk mengungkap asal usul Salatiga, yaitu yang berasal dari cerita rakyat, prasasti, maupun penelitian dan kajian yang cukup detail.

Dari beberapa sumber tersebut Prasasti Plumpungan-lah yang dijadikan dasar asal usul Kota Salatiga.

Berdasarkan prasasti ini Hari Jadi Kota Salatiga dibakukan, yakni tanggal 24 Juli 750 yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah Tingkat II Kota Salatiga Nomor 15 Tahun 1995 tentang Hari Jadi Kota Salatiga.

Kategori :