KAUR, RADARKAUR.DISWAY.ID - Dalam satu tahun kepemimpinan Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.AP bersama Wakil Bupati Abdul Hamid, masyarakat Kabupaten Kaur mulai merasakan dampak nyata dari kepemimpinan yang tulus dan berpihak kepada rakyat.
Pembangunan tidak hanya terlihat di atas kertas, tetapi hadir langsung dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui kerja nyata dan kolaborasi team work yang solid.
Langkah awal kepemimpinan ini difokuskan pada penguatan sektor pertanian sebagai sumber utama penghidupan masyarakat Kaur.
Melalui penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan), para petani kini dapat mengolah lahan dengan lebih efisien. Waktu kerja menjadi lebih singkat, biaya produksi berkurang, dan hasil pertanian meningkat.
BACA JUGA:Sambut Bulan Ramadhan, Polsek Tanjung Kemuning Peringatkan Warung Remang
BACA JUGA:Kejati Bengkulu Ajak Pelajar Jauhi Narkotika Lewat Dialog di TV Lokal
Manfaat alsintan ini dirasakan langsung oleh petani, membawa semangat baru dan harapan akan kesejahteraan yang lebih baik.
Seiring dengan itu, pemerintah daerah juga meluncurkan program pembagian bibit sawit gratis kepada masyarakat.
Program ini menjadi investasi jangka panjang bagi petani dan pekebun, membuka peluang peningkatan pendapatan di masa depan.
Bibit sawit yang dibagikan bukan sekadar bantuan, tetapi bentuk keberpihakan nyata pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Pada tahap berikutnya, perhatian pemerintah diarahkan pada pembangunan sumber daya manusia.
Hadirnya Sekolah Rakyat (SR) menjadi solusi bagi masyarakat kurang mampu agar anak-anak tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Program ini menjadi pondasi penting untuk mencetak generasi Kaur yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing.
Di wilayah pesisir, pembangunan Kampung Nelayan menunjukkan komitmen pemerintah dalam merangkul seluruh lapisan masyarakat.
Nelayan kini mendapatkan fasilitas dan dukungan yang lebih baik, sehingga aktivitas melaut menjadi lebih optimal dan pendapatan masyarakat pesisir semakin meningkat.