Viral, Apa Itu Whip Pink? Dua Selebgram Sempoyongan Usai Menghirupnya

Kamis 12-02-2026,21:33 WIB
Reporter : Muhammad Isnaini
Editor : Muhammad Isnaini

KAUR, RADARKAUR.DISWAY.ID - Istilah Whip Pink kini mendadak viral lagi dan ramai diperbincangkan di media sosial. Ini usai beredarnya video dua selebgram asal Makassar yang diduga menghirup tabung gas Nitrous Oxide berwarna merah muda bermerek Whip Pink.

Rekaman tersebut diunggah oleh akun media sosial @makassar_iinpo dan menjadi viral di berbagai platform serta memicu perhatian netizen. 

Dalam video yang beredar, dua perempuan berinisial P dan E terlihat berada di sebuah ruangan bersama beberapa orang.

Salah satu selebgram makasar terlihat sedang memegang tabung Whip Pink, sementara yang lain menghirup gas dari tabung berwarna pink tersebut. 

BACA JUGA:Viral Video Sejoli Gen Z Diduga Berbuat Asusila di Taksi Online, Diburu Polisi

BACA JUGA:Gamis 'Bini Orang' Makin Viral, Pasar Tanah Abang Bangkit dari Kubur

Banyak orang penasaran, sebenarnya apa itu Whip Pink dan apakah penggunaannya berbahaya?

Pada dasarnya, Whip Pink adalah tabung berisi gas Nitrous Oxide (N₂O). Di dunia kuliner, gas ini umum digunakan untuk membuat krim kocok (whipped cream). Gas tersebut membantu menciptakan tekstur krim yang ringan dan mengembang.

Selain itu, N₂O juga digunakan di bidang medis sebagai anestesi ringan atau obat penenang dalam prosedur tertentu.

Dalam dunia medis, penggunaannya telah lama diakui dalam literatur anestesi dan dinyatakan aman selama diberikan dengan campuran oksigen serta berada di bawah pengawasan tenaga kesehatan.

Efek Whip Pink Jika Dihirup

Secara ilmiah, N₂O bekerja dengan memengaruhi sistem saraf pusat. Gas ini dapat menimbulkan efek relaksasi, rasa ringan di kepala, hingga euforia (perasaan senang) singkat.

Publikasi dalam jurnal anestesiologi, British Journal of Anaesthesia, menjelaskan bahwa gas ini memengaruhi reseptor saraf yang berperan dalam persepsi nyeri dan kesadaran.

Jika gas ini dihirup tanpa pengawasan, salah satu bahaya utamanya adalah kekurangan oksigen (hipoksia) yang dapat menyebabkan pusing, pingsan, gangguan pernapasan, hingga berisiko fatal dalam kasus berat.

Sejumlah laporan medis juga menunjukkan dampak yang lebih serius. Sebuah laporan kasus yang dipublikasikan di PubMed mencatat seorang pria 19 tahun (tanpa riwayat penyakit) datang dengan henti jantung setelah menghirup N₂O. 

Kategori :