Berkah Ramadan, Kemensos Cairkan Bansos PKH dan Sembako Rp15 Triliun

Sabtu 21-02-2026,17:25 WIB
Reporter : Muhammad Isnaini
Editor : Muhammad Isnaini

Selain bansos regular, Kemensos juga menyiapkan bansos adaptif untuk penanganan pascabencana, meliputi bantuan logistik dan dapur umum, santunan kematian dan luka, jaminan hidup (Jadup) dan bantuan pemulihan ekonomi bagi masyarakat terdampak bencana.

“Total anggaran yang kita ajukan dan siapkan (untuk bansos adaptif) ada Rp2 triliun lebih. Sementara total anggaran kedaruratan sudah terkirim semua, hampir Rp100 miliar. Hari ini kami sudah mulai menyalurkan, baik itu untuk isian rumah, bantuan pemulihan sosial ekonomi dan Jadup,” jelas Gus Ipul. 

BACA JUGA:Piket Yanmas Polsek Kaur Tengah Bahu Membahu Tangani Kebakaran Rumah Warga di Semidang Gumay

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Satu Unit Rumah di Desa Suka Merindu Terbakar

Santunan ahli waris telah tersalurkan Rp 14,8 miliar bagi 990 jiwa dengan nilai Rp 15 juta per jiwa. Bantuan isi hunian siap salur Rp 98,7 miliar bagi 32,9 ribu kepala keluarga senilai Rp 3 juta per keluarga. Sementara bantuan jadup siap salur Rp 25,8 miliar bagi 19,1 ribu jiwa senilai Rp 15 ribu per jiwa.

Adapun mekanisme penyaluran dilakukan secara bertahap dengan mengacu pada satu data nasional BNPB sebagai rujukan awal. 

Berdasarkan data tersebut, kepala daerah mengusulkan daftar korban by name by address (BNBA) dilanjutkan penetapan daftar nominatif dengan persetujuan Muspida, lalu divalidasi dan disetujui oleh Menteri Dalam Negeri selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana. 

Bantuan kemudian disalurkan Kemensos berdasarkan data final yang telah disahkan.

“Intinya dari Rp 2 triliun lebih, untuk penyaluran sudah ada di rekening dan tinggal menyalurkan itu ada Rp600 miliar lebih. Sisanya kami masih mengajukan ABT (Anggaran Belanja Tambahan),” kata Gus Ipul.

Kategori :