Kendati fasilitas belum lengkap, prajurit tetap menjalankan tugasnya. Mereka diminta terus meningkatkan kemampuan fisik dan profesional sebagai pasukan infanteri dan teritorial.
BACA JUGA:Dang Remis Jadi Maskot MTQ XXXVII Bengkulu Resmi Diluncurkan
BACA JUGA:5 Desa Pesisir di Kabupaten Kaur Ini Masuk Usulan jadi Kampung Nelayan Merah Putih
Selain itu, prajurit juga dilibatkan dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah masing-masing.
Mereka turut membantu kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, termasuk melakukan patroli untuk mencegah kejahatan jalanan seperti begal dan perampokan.
“Prajurit tetap harus hadir di tengah masyarakat dan mendukung program pemerintah daerah,” kata Mayjen Kristomei, Senin (13/4/2026).
Di sektor infrastruktur, TNI juga menggarap pembangunan jembatan perintis Garuda.
BACA JUGA:Oknum Pejabat Instansi Vertikal di Kaur Diterpa Dugaan Perselingkuhan, Pernah Disanksi Disiplin ASN
Sejak April, sebanyak 28 jembatan mulai dibangun di Lampung dan Bengkulu dengan target penyelesaian selama 35 hari kerja.
Salah satu proyek yang tengah berjalan berada di Way Marem, Kali Pasir, Lampung Timur.
Sebelumnya, sejumlah jembatan telah diresmikan, antara lain di Desa Kumbayan, Tanggamus, dan Sukarjo 4, Pringsewu.
Pembangunan jembatan ini diharapkan mempermudah mobilitas warga, terutama akses pelajar dan distribusi barang.
BACA JUGA:Satpol PP Kaur Komitmen Tertibkan Ternak Liar, 20 Ekor Kembali Diamankan
BACA JUGA:Walikota Dedy Lantik 10 Pejabat Eselon II: Jangan Banyak Teori, Rakyat Butuh Kerja Nyata
Sebelum jembatan tersedia, warga harus menempuh jalur memutar hingga sekitar 30 menit.