TNI Perkuat Teritorial dan Infrastruktur di Lampung–Bengkulu

Selasa 14-04-2026,17:18 WIB
Reporter : Dimas
Editor : Muhammad Isnaini

Kendati fasilitas belum lengkap, prajurit tetap menjalankan tugasnya. Mereka diminta terus meningkatkan kemampuan fisik dan profesional sebagai pasukan infanteri dan teritorial.

BACA JUGA:Dang Remis Jadi Maskot MTQ XXXVII Bengkulu Resmi Diluncurkan

BACA JUGA:5 Desa Pesisir di Kabupaten Kaur Ini Masuk Usulan jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Selain itu, prajurit juga dilibatkan dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah masing-masing. 

Mereka turut membantu kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, termasuk melakukan patroli untuk mencegah kejahatan jalanan seperti begal dan perampokan.

“Prajurit tetap harus hadir di tengah masyarakat dan mendukung program pemerintah daerah,” kata Mayjen Kristomei, Senin (13/4/2026).

Di sektor infrastruktur, TNI juga menggarap pembangunan jembatan perintis Garuda. 

BACA JUGA:Massa Aksi Solidaritas Korban Kekerasan Seksual Suarakan Tuntutan, Kapolres Kaur Pimpin Langsung Pengamanan

BACA JUGA:Oknum Pejabat Instansi Vertikal di Kaur Diterpa Dugaan Perselingkuhan, Pernah Disanksi Disiplin ASN

Sejak April, sebanyak 28 jembatan mulai dibangun di Lampung dan Bengkulu dengan target penyelesaian selama 35 hari kerja. 

Salah satu proyek yang tengah berjalan berada di Way Marem, Kali Pasir, Lampung Timur. 

Sebelumnya, sejumlah jembatan telah diresmikan, antara lain di Desa Kumbayan, Tanggamus, dan Sukarjo 4, Pringsewu. 

Pembangunan jembatan ini diharapkan mempermudah mobilitas warga, terutama akses pelajar dan distribusi barang. 

BACA JUGA:Satpol PP Kaur Komitmen Tertibkan Ternak Liar, 20 Ekor Kembali Diamankan

BACA JUGA:Walikota Dedy Lantik 10 Pejabat Eselon II: Jangan Banyak Teori, Rakyat Butuh Kerja Nyata

Sebelum jembatan tersedia, warga harus menempuh jalur memutar hingga sekitar 30 menit. 

Kategori :

Terpopuler