KAUR, RADARKAUR.DISWAY.ID - Revitalisasi dan pengembangan Pelabuhan Linau di Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, mulai menunjukkan perkembangan positif. Pemerintah Provinsi Bengkulu pada tahun 2026 telah menyelesaikan studi kelayakan (feasibility study) serta Detail Engineering Design (DED) sebagai langkah awal mendukung pengembangan pelabuhan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Hendri Kurniawan, mengatakan pembangunan fisik Pelabuhan Linau ditargetkan mulai dilaksanakan pada tahun 2027. Target tersebut merupakan hasil pembahasan antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan Kementerian Perhubungan terkait kesiapan proyek pengembangan pelabuhan.
Menurut Hendri, keberadaan Pelabuhan Linau nantinya akan memperkuat konektivitas transportasi laut di Bengkulu. Pelabuhan tersebut juga diproyeksikan menjadi pelabuhan pendukung bagi Pelabuhan Pulau Baai dalam menunjang aktivitas pelayaran dan distribusi barang.
Pelabuhan Linau akan menjadi alternatif apabila terjadi kendala operasional di Pelabuhan Pulau Baai. Dengan adanya pelabuhan pendukung, aktivitas bongkar muat maupun kedatangan kapal dari luar daerah diharapkan tetap dapat berjalan tanpa hambatan berarti.
BACA JUGA:Purbaya Bantah MBG dan Koperasi Desa Bebani Fiskal, Yakini Defisit Bisa Terjaga di Bawah 3 Persen
BACA JUGA:Gusril Pausi Pimpin Golkar Kaur Masa Bakti 2026-2031
Selain mendukung kelancaran distribusi logistik, pengembangan Pelabuhan Linau diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Provinsi Bengkulu, khususnya Kabupaten Kaur. Keberadaan pelabuhan tersebut juga diyakini dapat membuka peluang investasi dan meningkatkan aktivitas perdagangan antardaerah.
Untuk merealisasikan proyek tersebut, pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah menyiapkan anggaran sekitar Rp231 miliar. Realisasi anggaran akan dilakukan secara bertahap, dengan alokasi sekitar Rp90 miliar pada tahap awal untuk memulai pembangunan fisik dan peningkatan fasilitas pelabuhan.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap revitalisasi dan pengembangan Pelabuhan Linau dapat memperkuat jaringan transportasi laut di daerah. Dengan dukungan infrastruktur yang lebih memadai, sektor logistik dan perekonomian daerah diharapkan dapat tumbuh secara berkelanjutan serta meningkatkan daya saing Bengkulu di kawasan barat Sumatra.