RADARKAUR.DISWAY.ID – Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Kaur resmi dimulai. Sebanyak 153 petugas sensus diterjunkan untuk melakukan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Kaur yang mencakup 15 kecamatan.
Dimulainya pendataan ditandai dengan kegiatan Kick Off dan Penandatanganan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kaur di halaman Kantor BPS Kaur pada Senin 15 Juni 2026.
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur, Dr. Nasrur Rahman, S.Hut., M.Si, dan dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, instansi vertikal, perbankan, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Penandatanganan komitmen bersama menjadi simbol dukungan seluruh elemen daerah dalam menyukseskan pendataan ekonomi terbesar yang akan menjadi fondasi perencanaan pembangunan di masa mendatang.
Pada kesempatan itu, Sekda Kaur Dr. Nasrur Rahman,S.Hut,M.Si menegaskan, bahwa kualitas data yang dihasilkan sangat bergantung pada profesionalisme dan integritas para petugas di lapangan. Ia mengingatkan agar setiap proses pendataan dilakukan secara cermat dan bertanggung jawab sehingga menghasilkan data yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.
"Data yang diperoleh dari sensus ini akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan. Karena itu, validitas dan kualitas data harus menjadi prioritas utama," ujar Nasrur Rahman.
Dikatakan Sekda, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan gambaran nyata mengenai kondisi perekonomian daerah, mulai dari pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, hingga kondisi ketenagakerjaan. Informasi tersebut nantinya menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan program pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kaur untuk mendukung penuh pelaksanaan sensus melalui keterlibatan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Selain itu, para pelaku usaha diminta bersikap kooperatif dengan memberikan data yang benar dan lengkap kepada petugas.
"Potret ekonomi daerah yang akurat hanya dapat terwujud melalui partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan informasi yang valid," terang Sekda.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Kaur, Dr. Antoni Pestaria, S.E., M.Si, menjelaskan, bahwa seluruh petugas sensus telah dibekali surat tugas resmi, tanda pengenal, dan seragam Sensus Ekonomi 2026 sebelum turun ke lapangan.
"Sebanyak 153 petugas akan melakukan pendataan di 15 kecamatan. Mereka telah dilengkapi identitas resmi untuk memastikan masyarakat dapat mengenali petugas yang bertugas," jelas Antoni.
Ia mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa identitas petugas sebelum memberikan informasi guna menghindari penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Antoni menambahkan, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat ditentukan oleh partisipasi masyarakat dan pelaku usaha. Semakin lengkap dan akurat data yang diberikan, semakin baik pula kualitas informasi yang dihasilkan untuk mendukung perumusan kebijakan pembangunan di tingkat daerah maupun nasional.
"Data yang akurat akan membantu pemerintah memetakan kondisi ekonomi secara riil, mengidentifikasi potensi daerah, serta merancang program pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran demi peningkatan kesejahteraan masyarakat," pungkas Antoni.
Dengan dimulainya Sensus Ekonomi 2026, Kabupaten Kaur menegaskan komitmennya dalam menghadirkan data berkualitas sebagai landasan pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berdaya saing.