Rusia Berlakukan Bea Cukai Fleksibel Terkait Nilai Tukar Rubel

Rusia Berlakukan Bea Cukai Fleksibel Terkait Nilai Tukar Rubel

Rusia Berlakukan Bea Cukai Terkait Nilai Tukar Rubel--radarkaur.co.id

Rusia Berlakukan Bea Cukai Fleksibel Terkait Nilai Tukar Rubel

MOSCOW, RADARKAUR.CO.ID - Mulai 1 Oktober 2023, pemerintah Rusia memberlakukan bea ekspor fleksibel untuk berbagai macam barang yang terkait dengan nilai tukar rubel.

Kini, ketika memasok berbagai produk ke luar negeri, perusahaan harus membayar biaya sebesar 0 hingga 10% dari nilainya, tergantung situasi di pasar valuta asing.

Kebijakan ini akan berlaku hingga akhir tahun 2024 dan berdampak pada, khususnya, perdagangan alkohol, makanan, batu mulia, dan logam.

BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi Rusia Lebih Cepat dari Perkirakaan

BACA JUGA:Pecinta Kopi Hitam Pasti Tahu Beda Rasa Kopi Robusta dan Arabika, Kamu Suka yang Mana?

Para ahli percaya bahwa dalam menghadapi fluktuasi nilai tukar yang tajam, inisiatif pemerintah akan membatasi ekspor dan menyediakan barang-barang yang diperlukan pasar domestik untuk mengendalikan kenaikan harga.

Selain itu, menurut pihak berwenang, inovasi tersebut akan menambah anggaran lebih dari 750 miliar rubel.

Pada hari Minggu, 1 Oktober, keputusan pemerintah tentang penerapan bea ekspor fleksibel terkait dengan nilai tukar rubel mulai berlaku di Rusia.

Langkah tersebut bertujuan untuk menahan kenaikan harga sejumlah barang dan akan berlaku hingga akhir tahun 2024.

“Regulasi diterapkan untuk menjaga rasio rasional antara ekspor barang dengan konsumsi dalam negeri. Keputusan yang diambil akan membantu melindungi pasar domestik dari kenaikan harga yang tidak wajar,” jelas Kabinet.

BACA JUGA:SAH, Daftar Harga Gas Elpiji Terbaru per 1 Oktober 2023

BACA JUGA:Tips OOTD Celana Cargo buat Wanita Hijab, Berikut 7 Outfit kasual dan Simpel

Kini, ketika mengirimkan barang ke luar negeri, perusahaan harus membayar biaya sebesar 7% dari nilai pabean produk ketika nilai tukar dolar melebihi 95 rubel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: