Pelaku Konten Viral 'Sewa Pacar Sejam' Ditangkap, Diduga Bentuk Eksploitasi Anak

Pelaku Konten Viral 'Sewa Pacar Sejam' Ditangkap, Diduga Bentuk Eksploitasi Anak

Pelaku Konten Viral 'Sewa Pacar Sejam' Ditangkap, Diduga Bentuk Eksploitasi Anak--ilustrasi

TASIKMALAYA, RADARKAUR.DISWAY.ID - Seorang konten kreator asal Tasikmalaya, Jawa Barat yang berinisial SL ditangkap oleh pihak kepolisian karena diduga melakukan eksploitasi anak. 

Pelaku berinisial SL yang memiliki jutaan pengikut itu memanfaatkan pelajar untuk membuat konten bertajuk "Sewa Pacar Sejam".

SL sendiri ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Tasikmalaya pada Rabu (28/1/2026). 

Dalam aksinya, SL menawarkan kepada gadis berbaju SMA untuk dijadikan pacar selama 1 jam dengan bayaran Rp100 ribu.

BACA JUGA:Cuti Tanpa Sepengetahuan Suami, Istri Digerebek Di Kamar Hotel dengan Pria Lain

BACA JUGA:Di Depan Kepala Daerah, Presiden Prabowo Ungkap Kekhawatiran Pemimpin Dunia Pecahnya Perang Dunia III

Dalam rekaman yang beredar berdurasi 57 detik, tersangka berbincang dengan dua gadis remaja berbaju SMA dengan memberi uang. Salah satunya mengajak menjadi pacar 1 jam dengan bayaran Rp100 ribu.

Akibat kejadian itu, SL memenuhi panggilan Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Selasa (27/1/2026) kemarin. 

Pemeriksaan berlangsung lama dari siang hingga malam hari sampai penyidik menggelar perkara dan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Dijerat Pasal Eksploitasi Anak

Kepala Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, membenarkan penetapan tersangka dan menyebut SL dijerat satu pasal terkait eksploitasi anak secara ekonomi.

"Sudah gelar perkara dan memenuhi syarat penetapan tersangka. Untuk sementara satu pasal dulu, nanti bisa dikembangkan. Kita kirim berkas secepatnya ke Kejaksaan," kata AKP Herma Saputra dikutip dari laman Kompas.

SL pun langsung ditahan petugas Kepolisian dan kasusnya masih dalam tahap penyidikan untuk pendalaman. 

Kepolisian pun masih menelusuri kemungkinan adanya korban lain serta memeriksa konten-konten lain yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: