Viral di Medsos, Ini Kronologi Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual

Viral di Medsos, Ini Kronologi Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual

Viral di media sosial seorang pengusaha sekaligus pemilik brand streetwear Thanksinsomnia, Mohan Hazian,--ilustrasi

RADARKAUR.DISWAY.ID - Viral di media sosial seorang pengusaha sekaligus pemilik brand streetwear Thanksinsomnia, Mohan Hazian, diduga melakukan pelecehan seksual. Hal ini terkuak di media sosial X (dulu Twitter) setelah seorang perempuan membuat utas.

Ia menceritakan bahwa dirinya pernah mengalami pelecehan saat menjadi talent untuk photoshoot dan video shoot sebuah brand lokal dengan pemiliknya berinisial M. Tak lama setelah ia bercerita, sejumlah orang ikut speak up dan mengaku pernah mengalami kejadian serupa dengan korban.

Utas tersebut menjadi viral di media sosial dan menyeret nama Mohan Hazian. Setelah namanya ramai diperbincangkan, Mohan muncul di publik dengan mengunggah video hingga pernyataan terkait dugaan kasus pelecehan tersebut.

BACA JUGA:Link TikTok Video Teh Pucuk Viral Durasi 1 Menit 50 Detik Beredar, Hati-Hati Phishing

BACA JUGA:Viral, Apa Itu Whip Pink? Dua Selebgram Sempoyongan Usai Menghirupnya

Berikut kronologi viralnya kasus dugaan pelecehan Mohan Hazian.

Korban Speak Up di X

Kasus dugaan pelecehan seksual ini pertama kali diunggah oleh seorang perempuan di akun X-nya. Ia menulis pada Mei 2025, ia mendapat pekerjaan sebagai talent untuk photoshoot dan videoshoot untuk sebuah brand lokal terkenal dengan pemilik inisial M. Semua berjalan lancar dan tidak ada hal aneh terjadi saat proses syuting.

"Photoshoot dilakukan bersama 2 Photographer (termasuk owner M) dan 1 Talent Scouternya yang menghubungi saya. Setelah photoshoot selesai saya berencana pulang, kemudian owner menanyakan apakah saya mau makan disuatu tempat. Pada saat itu masih ada Talent Scouter," ungkap korban di akun X-nya, Minggu (8/2).

Korban yang kala itu memang sedang merasa lapar mengiyakan ajakan tersebut. Namun, korban mengira bahwa ia akan makan di luar bersama owner M dan talent scouter. Tapi, talent scouter lalu izin pergi dan meninggalkan korban sendiri bersama owner M. 

"Saya pun ditinggal sendiri bersama owner (M). Saya bingung karena saya berpikir bahwa kita semua akan makan di luar. Tetapi, saya dibawa masuk lagi ke area photoshoot. Saya bingung dan merasa curiga bertanya “Bukannya mau makan di luar?”, “(Nama Talent Scouter) Dimana?”. Owner (M) kemudian tidak menggubris pertanyaan saya dan bilang, “Iya, tunggu dulu di dalem, biar adem," ujar korban.

Owner M lalu mengatakan mereka akan memesan makanan secara online saja. Korban merasa bingung dan curiga. Di saat itulah owner M melancarkan aksinya dan diduga melakukan pelecehan terhadap korban. Kala itu, korban berusaha melakukan perlawanan, tapi owner M semakin gencar melakukan aksinya.

"Saya kemudian berpikir apabila saya melawan, Owner M akan semakin kasar kepada saya. Saya kemudian mencoba menenangkan diri dan berusaha terlihat baik kepada Owner M. Saya pada saat itu 90% yakin saya akan diperkosa. Kemudian saya tetap berusaha baik kepada owner M padahal saya takut sekali diperkosa. Saya hanya berharap bisa keluar dengan selamat," tulis korban.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait