Apakah Orang Meninggal Sadar jika Dirinya Meninggal..??
pendakwah Dennis Lim Setiawan atau Koh Dennis Lim--ilustrasi
Setelah para malaikat selesai, sosok itu berpaling kepada si mayat dan berkata:
"Aku adalah Alquran yang terkadang kamu baca dengan suara keras dan terkadang dengan suara perlahan. Jangan khawatir. Setelah ini, engkau tidak akan mengalami kesulitan."
Sosok Alquran itu kemudian menghamparkan permadani sutera dari surga, sebagai tanda dimulainya nikmat kubur.
Dari Sa'id bin Sulaim Ra, Rasulullah bersabda:
(1). "Tiada penolong yang lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat daripada Al-Qur'an. Bukan Nabi, bukan Malaikat dan bukan pula yang lainnya."
(2). Al-Bazzar meriwayatkan dalam kitab La'aali Masnunah bahwa jika seseorang mati/meninggal dunia, ketika orang-orang sibuk dengan kain kafan dan persiapan pengebumian dirumahnya, tiba-tiba seseorang yang sangat tampan berdiri di kepala mayat. Ketika kain kafan mulai dipakaikan, doa berada di antara dada dan kain kafan.
Renungan: Antara Harapan dan Kekhawatiran
Renungan ini meninggalkan getaran haru di hati setiap mukmin. Getaran harapan agar Alquran yang kita baca hari ini kelak menjadi pembela utama kita di hari di mana tak ada pembela lain.
Namun, sekaligus juga getaran kekhawatiran dan takut. Bagaimana jika Alquran yang kita miliki justru kelak akan menuntut kita, karena kita hanya membacanya tanpa mengamalkannya, atau bahkan kita melupakannya?
Semoga renungan ini menjadi pengingat untuk kita semua: jadikan Alquran sebagai sahabat karib kita di dunia, niscaya ia akan menjadi sahabat sejati kita di alam kubur.
Sobat sekarang anda memiliki dua pilihan:
(1). Membiarkan sedikit pengetahuan ini hanya dibaca disini.
(2). Membagikan pengetahuan ini, Insya Allah bermanfaat dan akan menjadi pahala bagimu.
Aamin...
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
