GI 150 kV Resmi Beroperasi, Bupati Kaur Gusril Pausi: Energi Baru Untuk Kaur Lebih Maju
Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur menggelar syukuran beroperasinya Gardu Induk (GI) 150 kV Manna–Bintuhan, sebagai wujud rasa syukur sekaligus penanda meningkatnya keandalan pasokan listrik di Kabupaten Kaur. --ilustrasi
KAUR, RADARKAUR.DISWAY.ID – Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur menggelar syukuran beroperasinya Gardu Induk (GI) 150 kV Manna–Bintuhan, sebagai wujud rasa syukur sekaligus penanda meningkatnya keandalan pasokan listrik di Kabupaten Kaur. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Kaur, Senin malam (9/2/2026).
Syukuran tersebut dihadiri Manager UPP PLN Sumbagsel 2 Adi Saputro beserta jajaran, Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.PdI, unsur Forkopimda, para kepala OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan kepala desa, serta perwakilan masyarakat.
Acara berlangsung khidmat dengan doa bersama, sebagai harapan agar beroperasinya GI 150 kV Manna–Bintuhan dapat memberikan manfaat besar dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Kaur.
Dalam sambutannya, Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.AP menegaskan bahwa beroperasinya GI 150 kV bukanlah hal yang mudah. Pembangunan infrastruktur strategis ini dimulai sejak tahun 2017 dan baru dapat dituntaskan pada tahun 2025, dengan berbagai tantangan yang harus dihadapi.
“Pembangunan GI ini membutuhkan perjuangan yang sangat luar biasa. Banyak kendala yang dihadapi, mulai dari kondisi geografis, teknis, hingga sosial. Namun berkat komitmen dan kerja sama semua pihak, akhirnya GI 150 kV ini dapat diselesaikan dan beroperasi” ujar Bupati.
Bupati menjelaskan, selama bertahun-tahun Kabupaten Kaur mengalami kekurangan daya listrik, karena pasokan listrik sebelumnya masih bergantung pada GI Manna dengan jarak yang cukup jauh. Kondisi ini kerap berdampak pada aktivitas masyarakat dan dunia usaha.
“Dengan beroperasinya GI 150 kV ini, persoalan kekurangan daya yang selama ini dirasakan masyarakat mulai teratasi. Ini menjadi fondasi penting bagi percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah” tambahnya.
Disampaikan Bupati, Tekad untuk mendorong pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV di Kabupaten Kaur bukan tanpa alasan. Ia tidak ingin kisah kelam kelistrikan di Kaur terulang kembali, ketika keterbatasan pasokan daya menyebabkan listrik sering padam dan kualitas tegangan rendah.
BACA JUGA:Bupati Kaur Serahkan Traktor R4 ke UPJA, Kadistan: Petani Butuh Layanan Silakan Hubungi Alamat Ini
BACA JUGA:Sejarah Kembali Tertoreh: Mimpi Besar Warga Kaur Kini Terpenuhi
Pengalaman panjang masyarakat menghadapi pemadaman bergilir dan keterbatasan daya menjadi pelajaran penting bagi Pemerintah Daerah. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas rumah tangga, tetapi juga berdampak pada sektor usaha, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Atas dasar itulah, Pemerintah Kabupaten Kaur sejak awal secara serius memperjuangkan pembangunan GI 150 kV sebagai solusi jangka panjang untuk memastikan pasokan listrik yang andal, stabil, dan berkelanjutan bagi masyarakat.” Tegasnya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
