Siap-Siap Mutasi Guru dan Kepsek, Lisarmawan: Hati-hati Oknum Catut Nama Pejabat Janjikan Jabatan Kepsek
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kaur, Lisarmawan--ilustrasi
KAUR, RADARKAUR.DISWAY.ID – Menjelang rencana mutasi besar-besaran bagi Kepala Sekolah dan Guru di tingkat PAUD, SD, hingga SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kaur mengeluarkan peringatan keras.
Masyarakat, khususnya kalangan pendidik, diminta ekstra waspada terhadap aksi penipuan yang memanfaatkan momen pergeseran jabatan tersebut.
Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Kaur, Lisarmawan, mensinyalir adanya oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang mencatut nama pejabat teras, mulai dari Kepala BKPSDM hingga dirinya sendiri, dengan iming-iming mampu meloloskan seseorang menjadi kepala sekolah atau menjamin posisi strategis tertentu.
“Kami mengimbau kepada seluruh guru dan calon kepala sekolah agar berhati-hati. Jangan mudah percaya jika ada yang mengaku dari unsur Dinas Dikbud, BKPSDM, atau pihak terkait lainnya yang menjanjikan jabatan. Itu tidak benar dan murni modus penipuan,” tegas Lisarmawan saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Rabu (18/02/2026).
BACA JUGA:Cegah Penyimpangan, Inspektorat Kaur Perkuat Monitoring dan Pendampingan OPD
BACA JUGA:Waspada DBD, Kapus Mentiring Serukan Gerakan ‘3M Plus’
Lisarmawan menekankan bahwa proses mutasi dan penempatan jabatan dilakukan berdasarkan regulasi, penilaian kinerja, dan prosedur resmi pemerintahan, bukan melalui jalur “belakang” atau transaksi ilegal.
Ia meminta para tenaga pendidik untuk segera mengabaikan jika dihubungi oleh pihak-pihak yang meminta sejumlah uang atau imbalan.
“Kami tidak pernah melakukan hal-hal demikian, apalagi sampai merugikan para guru. Jangan dihiraukan. Oknum-oknum ini hanya memanfaatkan momen mutasi untuk mencari keuntungan pribadi dengan cara yang salah,” tambahnya.
Pihak Dinas Dikbud juga membuka pintu laporan bagi para guru yang merasa dihubungi atau diperas oleh oknum yang mengatasnamakan pejabat Kaur.
BACA JUGA:Sidang Isbat Tetapkan 1 Ramadan 2026 Jatuh Kamis 19 Februari
BACA JUGA:Viral, Tembok Ratapan Solo jadi Salah Satu Spot Paling Hype Anak Muda Gen Z
Hal ini dilakukan guna menjaga integritas dunia pendidikan di Bumi Se’ase Seijean agar bersih dari praktik percaloan jabatan.
“Tetaplah fokus pada dedikasi mengajar. Jangan biarkan konsentrasi terganggu oleh isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
