radarkaur.id || LUAS - Petani jagung mengeluh. Pasalnya, hasil panen jagung pipilan akibat diserang hama mengalami penurunan. Di saat bersamaan, harga jagung pipilan anjlok. Diakui salah seorang petani jagung Desa Transos Benua Ratu Kecamatan Luas, Syarkawi (41), saat ini selain hasil panen jagung pipilan mengalami penurunan akibat diserang hama tikus dan ulat, harganya juga mengalami penurunan. "Saat ini harga jagung pipilan di tingkat petani kisaran Rp 2.500 per kilogram (Kg). Harga ini turun dibandingkan sebelum masa panen kisaran Rp 3 ribu per kilogram," tuturnya kepada RKa, Jumat (31/7). Menurutnya, hal seperti ini terus terjadi. Setiap musim panen, pasokan jagung melimpah, sedangkan permintaan tidak bertambah. Akibatnya harga jagung pipilan mengalami penurunan. "Meski harga jagung murah tetap dijual, karena butuh uang," tuturnya.(med)
Hasil Panen Melorot, Harga Jagung Anjlok
Sabtu 01-08-2020,11:01 WIB
Reporter : Admin Radar Kaur Online
Editor : Admin Radar Kaur Online
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 28-05-2026,19:26 WIB
Infografis Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
Kamis 28-05-2026,19:35 WIB
Daftar Skuad Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026: Thom dan Shayne Tetap Gabung
Kamis 28-05-2026,19:20 WIB
Veda Ega Pratama Masuk 3 Besar Klasemen Moto3 2026 di Mugello?
Kamis 28-05-2026,18:51 WIB
BPS Kaur 'Ngibar' Sensus Ekonomi 2026 Sektor Pendidikan
Kamis 28-05-2026,18:43 WIB
Era Baru Hukum Pidana, PN Bengkulu Terapkan Pemaafan Hakim
Terkini
Kamis 28-05-2026,19:35 WIB
Daftar Skuad Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026: Thom dan Shayne Tetap Gabung
Kamis 28-05-2026,19:26 WIB
Infografis Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
Kamis 28-05-2026,19:20 WIB
Veda Ega Pratama Masuk 3 Besar Klasemen Moto3 2026 di Mugello?
Kamis 28-05-2026,19:11 WIB
Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Catat Jumlah Kurban Meningkat jadi 12.199 ekor
Kamis 28-05-2026,18:51 WIB