MALANG, RADARKAUR.CO.ID - Derby Jawa Timur antara Arema Malang vs Persebaya di Stadion Kajuruhan Malang berakhir tragis.
Beredar kabar korban terbaru meninggal menembus 153 orang.
Rincian jumlah ini beredar di group telegram PSSI, Minggu pagi 2 Oktober 2022.
Sebelumnya dalam rilis yang disampaikan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam konferensi pers di Malang, Minggu 2 Oktober 2022.
BACA JUGA:Cari Cinta
Ia mengungkapkan data korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang.
Sebanyak 127 orang meninggal dunia dalam peristiwa itu. Dan diantara korban itu terdapat 2 anggota Polri.
"Dalam kejadian tersebut telah meninggal 127 orang, dua di adalah anggota Polri," ungkap Kapolda Jawa Timur dikutif dari Disway.id.
Laga derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya berakhir tragis. Laporan terbaru 127 orang dilaporkan tewas.
BACA JUGA:Pendaftar Kurang, Keterwakilan Perempuan Belum 30 Persen, Pendaftaran Panwascam Diperpanjang
Kekalahan Arema FC atas Persebaya mencari dengan ketidakterimaan Aremania (Suporter Arema) atas hasil akhir.
Kini laporan terbaru korban meninggal dunia dalam suporter di stadion Kanjuruhan, Malang, bertambah menjadi 127 orang tewas.
Laporan ini disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, di mana dari 127 orang yang tewas dua di antaranya merupakan anggota Polri.
Nico menjelaskan, awalnya ditemukan 34 orang meninggal dunia di stadion dan meninggal dunia di rumah sakit.
Selain itu, polisi juga mencatat, terdapat 180 orang yang dirawat di sekitar rumah sakit.
Namun data terbaru beredar dari grup telegram PSSI menunjukan angka terbaru korban tewas mencapai 153 orang.