Geger, Puluhan Pelajar di Muaro Jambi Diduga Keracunan MBG

Jumat 30-01-2026,20:26 WIB
Reporter : Muhammad Isnaini
Editor : Muhammad Isnaini

Kasus serupa juga dialami siswa SD Negeri 205 Kelurahan Sengeti.

Ratih, salah satu orang tua murid, mengatakan anaknya sempat terlihat sehat sepulang sekolah, sebelum akhirnya mengalami muntah dan diare.

"Awalnya tidak apa-apa. Setelah itu baru muntah dan mencret. Di sekolah makan soto dari MBG,” ungkap Ratih.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para siswa yang diduga keracunan merupakan penerima distribusi makanan dari SPPG Wilayah Sengeti, penyedia menu dalam program MBG di wilayah tersebut. 

Polisi Ambil Sampel, BPOM Dilibatkan

Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan melalui Kasat Reskrim Kompol Hanafi Dita Utama menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah bergerak cepat melakukan penyelidikan.

“Kami sedang meminta keterangan dari pihak sekolah dan SPPG. Untuk sampel makanan yang masih utuh dan sisa sudah kami ambil,” ujar Kompol Hanafi dalam keterangannya kepada media.

Ia menegaskan, kasus ini akan ditindaklanjuti secara serius dengan melibatkan pihak berwenang lainnya.

“Kami akan tindak lanjuti dan berkoordinasi dengan BPOM untuk melihat apakah ada pelanggaran Undang-Undang Kesehatan,” tegasnya.

Terkait jumlah korban, pihak kepolisian mencatat sementara 18 siswa masih menjalani perawatan medis.

“Total sementara 18 anak diduga keracunan dan sedang dirawat di RS Ahmad Ripin Sengeti. Mohon doa dari teman-teman media,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dugaan keracunan masih dalam proses penyelidikan.

Pihak rumah sakit terus melakukan observasi dan perawatan, sementara distribusi makanan MBG di wilayah terkait menjadi sorotan serius publik.

Kategori :