Diskusi Kolaborasi DIR-AMSI Diseminasi Riset, Rhenald Kasali: Mau Memenangi Pertarungan, Pakai Big Data

Sabtu 31-01-2026,16:07 WIB
Reporter : Muhammad Isnaini
Editor : Muhammad Isnaini

“Hari ini kita bisa membaca lebih baik dan hari ini kita bisa memperteguh peran pers dengan memanfaatkan data sebaik mungkin,” katanya.

Bagi industri media, kemampuan membaca makna di balik data menjadi kunci untuk tetap relevan sekaligus menjaga legitimasi di ruang publik.

Diskusi ini juga menghadirkan CEO Suara.com sekaligus Wakil Ketua Umum AMSI, Suwarjono, yang menyoroti perubahan drastis dalam proses produksi, distribusi, dan konsumsi konten akibat transformasi teknologi.

BACA JUGA:Dukung Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Pedagang KZ Abidin I Sukarela Pindah ke PTM

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Matangkan Retret Merah Putih

"Pendekatan bisnis media berbasis data bukan sekadar alat bertahan, melainkan prasyarat agar media tetap berpihak pada kepentingan publik di tengah tantangan etika, kepercayaan, dan risiko manipulasi informasi di era digital,” kata Suwarjono

Diskusi diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman kerjasama  (MOU) antara lembaga riset berbasis big data Deep Intelligence Research (DIR) dengan AMSI.

MOU diteken oleh CEO Deep Intelligence Research (DIR) Adi Prasetya dan Wakil Ketua Umum AMSI yang juga CEO Suara.com Suwarjono.

"DIR berharap kerja sama ini memberi added value bagi kedua pihak. DIR  meluaskan publikasi dan diseminasi hasil riset-riset media dan sosial media yang penting dketahui publik, pelaku bisnis, media, dan para pengambil keputusan. Media-media anggota AMSI bisa memanfaatkan data dan peluang berbisnis bersama seperti media monitoring berbasis big data, konsultan komunikasi berbasis big data yang dimiliki DIR,” kata Adi.

Di tengah lanskap informasi yang kian ditentukan oleh algoritma dan kecerdasan buatan, media kian dituntut melampaui naluri redaksi dan kecepatan publikasi semata, dengan memanfaatkan semaksimal mungkin big data.

Kategori :