PEKANBARU, RADARKAUR.DISWAY.ID - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho melakukan penyegelan terhadap Tempat Hiburan Malam (THM) New Paragon di Jalan Sultan Syarif Kasim, Selasa (3/2/2026).
"Hari ini adalah penyegelan berupa penempelan stiker THM yang ada di kota Pekanbaru (Paragon) yang kemarin ada beberapa tokoh sepeti bapak mantan Gubernur Riau Edy Natar, ibu Azlaini Agus, dan Ade Hartati mantan anggota DPRD yang sudah melakukan demo disini, maka hari ini kami tinjau langsung dan lakukan penyegelan," kata Agung Nugroho usai penyegelan.
Agung menyebut, beberapa hari lalu viral dugaan pesta waria atau sejenis di THM tersebut. Maka pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polresta terkait hal itu, Manajemen Paragon pun telah dipanggil oleh Polresta.
"Hari ini masih dilakukan pemeriksaan, maka untuk menjaga kondusifitas Kota Pekanbaru, hari ini kami lakukan penyegelan, sekaligus tentu dengan adanya demo kemarin, kami jelaskan bahwa izin dari THM ini bukan pada masanya kami, ini sudah dari dulu. Maka kami saat ini mengevaluasi terkait THM di Pekanbaru," katanya.
Lebih jauh, Agung mengatakan, dia telah memastikan kepada Polresta dan manajemen Paragon, bahwa tidak boleh ada aktifitas sampai masalah selesai.
"Sampai masalah ini terang dan jelas ini disegel. Apakah dari pihak Paragon yang menyediakan atau fasilitas untuk pesta tersebut atau memang tamu. Kalau kesalahan ada pada manajemen Paragon, saya pastikan izin Paragon saya cabut, tapi kalau ini masalahnya tidak pada Paragon, saya selaku pemerintah harus berlaku adil, tak boleh semena mena untuk mencabut yang tak melakukan kesalahan, tapi kami akan lakukan evaluasi izin-izin THM," tegasnya.
Ditanya soal izin Paragon, Agung Nugroho menyebut, izin Paragon adalah KTV bukan diskotik. Maka akan dievaluasi.
Agung melanjutkan, pihak security diperbolehkan menjaga Paragon namun dipastikan agar tidak ada aktifitas lain.
Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Hatta menyebut bahwa pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang berkaitan tentanv video pesta waria tersebut.
"Semua pihak sedang kami lakukan pemeriksaan terus menerus, termasuk kepada manajemen Paragon. Nanti untuk hasilnya pasti kami akan tindaklanjuti. Kalau ada unsur pidana akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku, kalau tidak ditemukan untsur pidana dan merupakan pelanggaran Perda, nanti kami akan teruskan ke penyidik dari Satpol PP," tegasnya.
Sementara itu, Manajemen Operasional Paragon Hafiz Lubis menyebut, pihaknya meminta maaf kepada masyarakat Pekanbaru atas kejadian tersebut.
"Kami manajemen meminta maaf, kedepannya kami akan lebih baik lagi," katanya.
Hafiz mengatakan, pihaknya siap dan menunggu saja langkah demi langkah berikutknya dan akan kooperatif.
Ia menjelaskan, kejadian tersebut bukanlah difasilitasi oleh Paragon. Ia juga menyebut, kontes pesta tersebut murni dari tamu dan ada bukti pembayaran.
"Mereka masuknya hanya dua jam, mereka masuknya tidak bergerombolan, kita tidak tahu mereka buat acara apa di dalam, karena di dalam room ini kan sifatnya privat. Di dalam itu banyak, ibu rumah tangga ada juga. Kita pengawasan terhadap tamu biasanya tamu tamu waria biasa kita larang, tapi atas kejadian ini intinya kami minta maaf," katanya.