Viral, Menu MBG Kelapa Muda dan 1 Butir Telur Mentah

Minggu 15-02-2026,20:49 WIB
Editor : Muhammad Isnaini

Polres Bontang pun segera menindaklanjuti viralnya video itu pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 12.00 WITA.

Jajaran Polres Bontang segera melakukan deteksi dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket). 

Polisi pun berkoordinasi langsung dengan pihak sekolah serta pengelola SPPG guna memastikan kejadian real di lapangan untuk mencegah berkembangnya informasi yang tidak utuh.

Kasi Humas Polres Bontang, AKP Dany, menyampaikan bahwa, hasil klarifikasi menunjukkan menu yang diberikan kepada siswa merupakan satu paket lengkap.

“Menindaklanjuti video yang lagi viral, Polres Bontang telah melakukan klarifikasi langsung kepada pihak terkait,” ujar AKP Dany, Sabtu (14/2/2026).

Berdasarkan penelusuran dari pihak Polres Bontang, rupanya peristiwa pembagian menu itu sebenarnya terjadi pada Kamis (5/2/2026) di SDN 001 Muara Badak, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Saat itu, Dapur SPPG Gas Alam Badak 1 di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mendistribusikan menu pengganti karena adanya kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) guru yang berdampak pada penyesuaian jadwal pembagian MBG. Menu itu diberikan kepada 262 siswa penerima manfaat.

Namun, video yang diunggah tersebut hanya menampilkan momen pembagian satu buah kelapa muda tanpa memperlihatkan seluruh isi paket makanan yang diterima siswa SDN 001 Muara Badak.

Potongan gambar itulah yang kemudian menimbulkan persepsi seolah-olah kelapa muda menjadi satu-satunya menu pengganti, hingga memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Setelah kita cek, menu yang diberikan bukan hanya kelapa muda, tetapi satu paket lengkap sesuai ketentuan. Berisi kelapa muda, roti abon ukuran sedang, telur rebus, dan susu,” jelasnya.

Polres Bontang pun mengimbau masyarakat di Kaltim agar tidak mudah terpengaruh oleh potongan video yang viral tanpa konteks dan tetap bijak dalam menggunakan media sosial.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh potongan video tanpa konteks dan tetap bijak dalam bermedia sosial,” terangnya.

Sementara, Kepala SPPG Gas Alam Badak 1, Abdi Nolima, menjelaskan bahwa penggunaan satu buah kelapa muda sebagai bagian dari menu alternatif MBG karena keterbatasan ketersediaan buah pada minggu tersebut.

“Kami akui, buah yang diberikan merupakan buah yang tidak umum disajikan dalam menu MBG, sehingga menimbulkan penafsiran dan spekulasi berbeda-beda di masyarakat.,” bebernya.

“Adapun menu yang kami berikan kepada siswa, satu, menu ringan berupa kelapa muda, roti abon, telur dan susu. Dan menu kedua yaitu berupa menu basah, terdiri dari nasi putih, telur kecap, tahu goreng tepung, tumis wortel jagung dan semangka,” tambahnya.

Ia mengakui unggahan video yang tidak menampilkan keseluruhan paket menu menjadi pemicu kesalahpahaman. Atas kejadian tersebut, pihaknya telah menghapus unggahan dan menyampaikan permohonan maaf.

Kategori :